SuaraLampung.id - Persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua Hutabarat masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Brigadir Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, secara bergiliran duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa.
Kasus pembunuhan Brigadir Yoshua ini menyita perhatian publik karena melibatkan seorang jenderal polisi dan diwarnai intrik-intrik.
Hingga kini belum terungkap yang menjadi penyebab sebenarnya Ferdy Sambo memerintahkan ajudannya menembak Yoshua yang juga ajudannya.
Baca Juga:Kak Seto Kena Prank Karena Salah Bela dan Menganggap Balita Putri Candrawathi Adalah Anak Kandung
Pihak Ferdy Sambo bersikukuh penembakan Brigadir Yoshua dilatarbelakangi adanya pelecehan seksual yang dilakukan Yoshua terhadap Putri.
Sebelum kasus ini terjadi, hubungan Yoshua dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terbilang baik. Tidak ada masalah antara mereka.
Bahkan bisa dibilang Yoshua merupakan ajudan kesayangan Sambo dan Putri. Hubungan mereka sepertinya lebih dari bos dan anak buah.
Ini terlihat dari fakta Putri Candrawathi yang mengirim foto Yoshua sedang menyetrika ke adiknya Yoshua via pesan WhatsApp.
Ada cerita di balik Putri mengirim foto Brigadir Yoshua sedang menyetrika. Bripda Mahareza Rizky Hutabarat, adik Yoshua, mengungkapnya. Reza mengaku sering menjalin kontak dengan Putri.
Baca Juga:Ridwan Soplanit: Ferdy Sambo Klaim Dua CCTV di TKP Rusak
Reza menceritakan dirinya sering chat-chatan dengan Putri Candrawathi terutama di hari Minggu. Terkadang dirinya yang memulai chat terlebih dahulu atau sebaliknya Putri yang mengechat lebih dulu.
- 1
- 2