SuaraLampung.id - Selain Rektor Unila Karomani, tim KPK juga menangkap Wakil Rektor (warek) Unila berinisal H dan dua orang inisial HF dan M.
Fakta penangkapan Rektor Unila bersama Warek dan dua orang pejabat kampus ini disampaikan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri.
"Diantaranya warek berinisial H dan HF dan M," kata Ali Fikri melalui sambungan whatsapp, Sabtu (20/08/2022), sekitar pukul 13.36 WIB.
Sebelumnya Ali Fikri menyebutkan tim KPK telah mengamankan 7 orang di Lampung dan Bandung.
Baca Juga:Rektor Unila Terjaring OTT KPK, Kemendikbud Ristek Buka Suara
"Tim KPK sejauh ini mengamankan sekitar 7 orang di Bandung dan Lampung, " kata Ali Fikri melalui sambungan whatsapp, Sabtu (20/08/2022) sekitar pukul 12.57 WIB.
Dia menjelaskan, dalam giat tim KPK juga menangkap Rektor Unila Karomani dan pejabat kampus Unila dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan kemudian.
"Termasuk Rektor dan pejabat kampus dimaksud. Terkait dugaan korupsi suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Universitas Lampung, " ujarnya.
Rumah Dinas Rektor Sepi
Setelah penangkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadpa Rektor Unila Karomani, situasi rumah dinas Rektor Unila terlihat sepi.
Baca Juga:Punya Hutang, Ini Total Kekayaan Rektor Universitas Lampung Karomani Yang Terjaring OTT KPK
Pantuan Suaralampung.id, kondisi rumah yang terlihat di kompek Unila masih sepi. Petugas keamanan pun mengungkapkan hal tersebut.
- 1
- 2