Kenali Gejala Jangka Panjang Sindrom Pasca-COVID pada Anak

sebagian penderita mengalami sindrom pasca-COVID yang gejalanya menetap selama beberapa waktu setelah sembuh

Wakos Reza Gautama
Kamis, 27 Januari 2022 | 10:45 WIB
Kenali Gejala Jangka Panjang Sindrom Pasca-COVID pada Anak
Ilustrasi Covid-19. Sindrom pasca-COVID bagi anak. [Foto: Antara]

Penelitian Lancet yang dipimpin oleh ilmuwan dari University College London (UCL), merupakan penelitian peer-reviewed terbesar tentang sindrom pasca-COVID yang melibatkan 3.765 partisipan dari 56 negara.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari 91 persen partisipan membutuhkan waktu lebih dari 35 minggu untuk pulih sepenuhnya.

Selama sakit, partisipan mengalami rata-rata 55,9 gejala yang melibatkan 9,1 sistem organ. Gejala yang paling sering ditemukan setelah bulan keenam adalah kelelahan, post-exertion malaise, dan gangguan kognitif.

Sebanyak 85,9 partisipan mengalami kekambuhan gejala yang terutama dicetuskan oleh olahraga, aktivitas fisik atau mental, serta stres. Sedangkan sebanyak 1.700 partisipan membutuhkan pengurangan waktu kerja. Gangguan kognitif atau ingatan ditemukan di seluruh grup usia.

Baca Juga:Varian Omicron vs Delta, Mana yang Mampu Hidup Lebih Lama di Permukaan?

Sebagian penderita COVID-19 yang bergejala berat mengalami dampak multiorgan atau kondisi autoimun dalam waktu yang lebih panjang dengan gejala yang menetap hingga beberapa bulan setelahnya.

Dampak multiorgan dapat melibatkan banyak sistem tubuh, seperti jantung, paru, ginjal, kulit, dan fungsi otak. Sedangkan kondisi autoimun terjadi ketika sistem imun mengalami kesalahan dan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh, yang menyebabkan inflamasi (peradangan) atau kerusakan jaringan di berbagai bagian tubuh.

Cara paling baik untuk mencegah sindrom pasca-COVID adalah dengan mencegah terjadinya infeksi COVID-19. Bagi yang sudah mendapatkan vaksinasi 1 dan 2, segera lakukan booster vaksinasi COVID-19 sehingga dapat mengurangi risiko terkena COVID-19 serta melindungi orang di sekitar. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini