Sosok Prajurit Marinir yang Berani Tampar Prabowo Subianto, Kini Gabung ke Gerindra

Prabowo Subianto tak terima mendapat tamparan dari komandannya.

Wakos Reza Gautama
Senin, 17 Januari 2022 | 10:20 WIB
Sosok Prajurit Marinir yang Berani Tampar Prabowo Subianto, Kini Gabung ke Gerindra
Ilustrasi Prabowo Subianto. Prabowo Subianto pernah ditampar saat masih taruna Akmil.

Kata Prabowo dialah orang pertama di Kompi 2 C4 yang ditempeleng komandannya. Prabowo tak terima mendapat tamparan dari komandannya.

Ia sempat mempertanyakan mengapa kadet di Akmil ditampar. Prabowo lalu membandingkan dengan pendidikan di Inggris yang melarang ada kekerasan.

Lama tinggal di luar negeri membuat Prabowo gegar budaya. Namun seiring berjalannya waktu Prabowo jadi memahami budaya baru yang ia jalani.

Prabowo tak menaruh dendam terhadap Azwar Syam yang menamparnya di hadapan para taruna.

Baca Juga:Gerindra NTB Rekomendasikan Prabowo Subianto Capres 2024, Ali Utsman Calon Gubernur

Lambat laun, Prabowo hormat terhadap Azwar Syam. Bagi Prabowo, sosok Azwar Syam banyak mempengaruhinya dalam hal kepemimpinan.

Setidaknya ada empat hal yang Prabowo pelajari dari seorang Azwar Syam.

Pertama adalah mengenai kerapian. Seorang komandan pasukan di lapangan tidak perlu memakai pakaian baru. Terpenting adalah rapi.

Biarpun pakaian Azwar Syam belel justru menambah wibawanya sebagai komandan. Pakaian yang lusuh itu tandanya sering dipakai di lapangan.

Pelajaran kedua yang Prabowo petik dari Azwar Syam adalah ketegasan. Ketika ada anak buah yang melakukan kesalahan maka harus ditindak tegas. Azwar Syam adalah orang yang berani menampar Prabowo selain orang tuanya.

Baca Juga:Beri Sindiran Menohok, Amien Rais Ajak Emak-emak Pendukung Prabowo Gabung Partai Ummat

Nilai ketiga yang didapat Prabowo dari Azwar Syam adalah kedisiplinan. Azwar Syam selalu tiba paling awal setiap apel. Ia juga teliti dalam mengecek senjata.

Terakhir Prabowo melihat Azwar Syam adalah komandan yang peduli terhadap anak buahnya. Azwar tak segan-segan menghadap para dosen jika ada anak buahnya yang mendapat nilai jelek.

Azwar meminta kepada dosen itu untuk memberi kesempatan agar anak buahnya bisa memperbaiki nilai. Dari sosok Azwar Syam, Prabowo belajar bahwa seorang komandan itu harus tegas tapi correct, fisik kuat, mumpuni dan tidak banyak bicara.

Azwar Syam tidak banyak memberikan nasehat kepada anak buahnya. Yang ia lakukan adalah memberikan keteladanan.

Bergabung ke Gerindra

Prabowo bertemu Azwar Syam di tahun 2003 ketika Prabowo sudah menjadi politisi. Ketika itu Prabowo menghadiri acara Partai Golkar di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak