SuaraLampung.id - Pemilik mobil wajib tahu tanda air radiator mobil habis sehingga tidak terjadi kerusakan yang berkelanjutan.
Dikutip dari laman resmi Suzuki pada Selasa, air radiator yang memiliki fungsi untuk untuk menjaga temperatur mesin sehingga tidak terjadi overheat.
Air ini akan dialirkan ke seluruh saluran sistem pendingin yang dililitkan ke area mesin.
Air ini akan terus bergerak selama mesin bekerja atau dinyalakan. Volume air radiator sendiri dapat berkurang ketika terjadi kebocoran atau karena penguapan akibat panas berlebih dari panas.
Baca Juga:Tips Cegah Overheating pada Mobil: Pantau Selalu Air Radiator
Dengan begitu, disarankan agar air radiator tidak berkurang atau habis, hal itu dapat memicu overheat. Panas pada mesin yang tidak terkontrol bisa menimbulkan mesin mati dan kerusakan lebih parah dapat terjadi.
Berikut lima tanda-tanda air radiator mulai kurang atau habis, seperti yang dirangkum dari laman resmi Suzuki:
1. Timbulnya Suara Mesin yang Kasar
Tanda pertama yang bisa Anda amati adalah munculnya suara kasar dari bagian mesin. Suara ini muncul karena mesin terlalu panas sehingga sistem pembakaran pun terpengaruh.
Proses pembakaran yang seharusnya berjalan normal, berubah menjadi lebih cepat membuat knocking di mesin. Pembakaran pada mesin pun menjadi tidak sempurna karenanya.
Baca Juga:9 Macam Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas
Ketika Anda mendengarkan suara ini, maka segera berhenti dan cek air radiator ketika mesin mulai dingin. Mengisinya kembali menjadi solusi menghilangkan suara.