Sebarkan COVID-19 Varian Delta, Perempuan Lansia Ditangkap Polisi

Perempuan lanjut usia ini dituding telah membuat 94 orang tertular COVID-19 varian delta.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 04 Agustus 2021 | 09:50 WIB
Sebarkan COVID-19 Varian Delta, Perempuan Lansia Ditangkap Polisi
Ilustrasi penangkapan. Seorang perempuan lansia ditangkap polisi karena sebarkan COVID-19 varian delta. [Shutterstock]

Sekitar 64 persen kasus varian Delta di Yangzhou terkait dengan tempat-tempat itu, menurut hasil survei statistik epidemiologi yang dikutip media China.

Mulai Selasa (3/8) tengah malam, penduduk Yangzhou menjalani tes PCR.

Di bawah penjagaan ketat, mereka dilarang keluar rumah agar penyebaran varian Delta tidak meluas.

Semua calon penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Yangzhou dan Stasiun Nanjing diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR.

Baca Juga:Vaksin India disebut Efektif untuk Cegah Varian Delta Plus

Seperti diberitakan ANTARA sebelumnya, 31 provinsi di China mengeluarkan peringatan perjalanan kepada warganya untuk menghindari paparan virus varian Delta yang lebih cepat menular.

Varian Delta pertama kali ditemukan di Guangzhou, Provinsi Guangdong, pada Mei, namun berhasil diatasi dalam tempo sekitar satu bulan.

Pada Juli, kasus varian Delta yang lebih masif ditemukan di Nanjing dan sampai saat ini telah merambah 18 provinsi di China.

Penyebaran varian Delta klaster Nanjing yang meluas itu terjadi karena bersamaan dengan musim libur sekolah akhir semester. (ANTARA)

Baca Juga:Kasus Covid-19 Kembali Muncul di Wuhan, Semua Warganya akan Dites

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini