facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Habib Rizieq Marah Besar saat Terjadi Kerumunan di Acaranya

Wakos Reza Gautama Rabu, 05 Mei 2021 | 12:45 WIB

Habib Rizieq Marah Besar saat Terjadi Kerumunan di Acaranya
Ilustasi sidang pelanggaran protokol kesehatan Habib Rizieq Shihab. (Suara.com/Bagaskara)

Pengakuan Habib Rizieq ini ia ungkapkan saat menjalani persidangan atas kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19

SuaraLampung.id - Habib Rizieq Shihab akhirnya mengakui adanya pelanggaran protokol kesehatan di acara yang digelar di Petamburan dan Megamendung. Menurut Habib Rizieq kerumunan yang terjadi saat itu di luar kendali panitia. 

Pengakuan Habib Rizieq ini ia ungkapkan saat menjalani persidangan atas kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021).

Menurut Habib Rizieq, kerumunan yang terjadi sudah di luar kendali panitia. Rizieq menegaskan ia dan panitia sama sekali tidak memiliki niatan untuk mengacuhkan aturan protokol kesehatan.

"Kami mengaku ada kerumunan, ada pelanggaran prokes tetapi saya yakin panitia di luar kesengajaan, tidak punya niat melanggar prokes," jelas Rizieq seperti dikutip dari Terkini.id -- jaringan media Suara.com, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga: HRS Akhirnya Ngaku Langgar Prokes Covid-19: Nggak Sengaja, Kami Tak Berniat

Dalam kesempatan ini, Rizieq turut membongkar kejadian kerumunan dari acaranya. Ternyata, ia sempat mengingatkan panitia untuk memastikan acara berjalan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Bahkan, ia beberapa kali menegur panitia dengan pengeras suara agar massa yang datang tetap berjaga jarak.

"Pada saat itu, saya tegur panitia, melalui mic supaya jaraknya dikembalikan dan sebagainya. Untuk supaya prokes tidak dilanggar," beber Rizieq.

"Bahkan saya sampaikan ke panitia, kalau tidak bisa diatur juga, ya kita jangan sampai lewat tengah malam," sambungnya.

Tak sampai di situ, Rizieq menceritakan ia sempat mempertimbangkan untuk membubarkan massa. Hal ini lantaran acaranya sangat ramai dan penuh kerumunan.

Baca Juga: Hari ini, Ahli Sosiologi Hukum hingga Epidemiolog jadi Saksi Sidang Rizieq

"Sebaiknya kita pertimbangkan, kalau ngga bisa diatur juga, ya kita bubarkan saja," imbuh Rizieq.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait