Terungkap, Polisi Imingi Rumah ke Korban Penganiayaan Habib Bahar bin Smith

polisi mengiming-imingi Ardiansyah rumah dan pekerjaan agar mau membuat BAP penganiayaan Habib Bahar bin Smith.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 30 April 2021 | 18:10 WIB
Terungkap, Polisi Imingi Rumah ke Korban Penganiayaan Habib Bahar bin Smith
Ilustrasi Habib Bahar bin Smith. Fakta baru terungkap dalam kasus penganiayaan yang dilakukan Habib Bahar bin Smith. [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

SuaraLampung.id - Kasus penganiayaan driver taksi online oleh Habib Bahar bin Smith mengungkap fakta baru. Fakta ini tersingkap saat korban penganiayaan Ardiansyah memberi kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (27/4/2021). 

Dalam kesaksiannya, Ardiansyah mengaku dipaksa pihak polisi untuk membuat berita acara pemeriksaan (BAP) kasus penganiayaan yang dilakukan Habib Bahar bin Smith. 

Tidak hanya itu, polisi juga mengiming-imingi Ardiansyah rumah dan pekerjaan agar mau membuat BAP mengenai kasus penganiayaan Habib Bahar bin Smith

Hal itu terungkap, saat kesaksian dari korban penganiayaan, Ardiansyah, alias sang pengemudi mobil online yang diduga dianiaya oleh Habib Bahar.

Baca Juga:Viral Rekaman CCTV Pria Hajar Tunangan di Malang, Belum Nikah Main Tangan

Penganiayaan tersebut bermula pada tahun 2018 lalu, saat Bahar bin Smith menuduh pengemudi online itu menggoda istrinya.

Namun, betapa mengejutkannya ketika sang korban justru mengungkapkan fakta baru dalam persidangan tersebut.

Meski irit bicara, Ardiansyah mengaku bahwa dirinya dan Bahar bin Smith ternyata sudah melakukan perdamaian.

Oleh karenanya, sejumlah pertanyaan yang dilayangkan hakim dan jaksa penuntut umum tidak banyak dijawab oleh Ardiansyah.

Akan tetapi, ia masih menjawab ketika pengacara Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta, bertanya mengenai penandatanganan surat perdamaian tersebut.

Baca Juga:Viral Pria Hajar Gadis Tunangannya di Kota Malang Ditahan Polisi

"Di rumah saya (tanda tangannya)," ujar Ardiansyah dilansir dari Terkini.id -jarigan Suara.com, Kamis (29/4/2021).

Ichwan pun lantas mempertanyakan mengenai adanya berita acara pemeriksaan (BAP) baru yang dibuat Ardiansyah.

Hanya saja, Ardiansyah menyebut bahwa pembuatan BAP itu karena ia dipaksa oleh anggota polisi yang menjemputnya.

"Waktu itu saya dijemput ke Polsek Setiabudi (Jakarta)," jawab Ardiansyah.

Ichwan lalu kembali bertanya apakah pembuatan BAP itu ada unsur pemaksaan atau tidak dan Ardiansyah mengiakan.

"Ada pemaksaan. Ada polisi di sana"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak