SuaraLampung.id - Pernikahan yang telah direncanakan pasangan pengantin ini terancam batal. Pasalnya mendekati hari pernikahan, calon pengantin pria terinfeksi Covid-19.
Nyatanya bukannya pernikahan dibatalkan, momen sakral itu tetap dilangsungkan. Pasangan ini rupanya tak ingin kehilangan momen indah dalam hidupnya.
Karena itu Covid-19 dianggap bukan halangan untuk menyelenggarakan pernikahan. Pasangan ini tetap melangsungkan pernikahannya di rumah sakit.
Alih-alih mengenakan gaun pengantin, pengantin wanita ini harus rela menikah memakai APD (alat pelindung diri) demi bisa menikah dengan kekasih hatinya.
Baca Juga:Berkurang 98 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.446 Pasien COVID-19
Melansir World of Buzz, pasangan asal Kerala, Alappuzha, India tersebut harus rela menikah di rumah sakit. Penyebabnya, mempelai pria dinyatakan positif Covid-19.
Pada momen tersebut, pengantin wanita yang bernama Abhirami tampil tanpa gaun pengantin. Sebaliknya, ia harus memakai APD lengkap.
Di sisi lain, pengantin pria yang bernama Sarathmon S tampil sederhana dengan kemeja biru dan masker. Sarathmon sedang dirawat di rumah sakit karena positif Covid-19.
Alih-alih menunda pernikahan, pasangan ini memutuskan untuk tetap menikah walau harus memakai APD. Baik Abhirami maupun Sarathmon tidak mau melewatkan hari baik pernikahan yang sudah ditentukan.
Meski digelar di rumah sakit, pernikahan Abhirami dan Sarathmon juga bukan tanpa kehadiran keluarga. Pasalnya, ibu pengantin pria juga sedang positif Covid-19.
Baca Juga:Tsunami Covid-19 India: Bangsal Makin Penuh, Api Kremasi Membumbung Tinggi
Salah satu kerabat pengantin wanita pun dikabarkan positif mengidap virus corona. Karena dirawat di rumah sakit yang sama, mereka pun bisa menyaksikan pernikahan.
- 1
- 2