Sarapan di Restoran saat Ramadhan, Pria Ini Diinterogasi Karyawan Resto

Pria tersebut merasa diperlakukan seperti penjahat saat memesan makanan di restoran tersebut.

Wakos Reza Gautama
Selasa, 27 April 2021 | 09:50 WIB
Sarapan di Restoran saat Ramadhan, Pria Ini Diinterogasi Karyawan Resto
Ilustrasi makan di Restoran. Seorang pelanggan diinterogasi karyawan restoran karena makan pagi di saat ramadhan. [VOA Indonesia]

"Tapi dia segera mengambil IC saya dan berjalan kembali ke dapur. Saya tidak tahu kepada siapa dia akan menunjukkannya. Saya segera mengikutinya dan mengatakan kepadanya bahwa dia salah karena telah mengambil IC saya seperti itu, dan dia memberikannya kembali," kenangnya.

Ketika dia pikir dia akhirnya bisa makan dengan tenang, apa yang terjadi selanjutnya membuatnya memanggil manajer.

Daniell berkata dia kembali untuk duduk bersama temannya. Namun, karena dia menghadap ke konter, dia melihat beberapa anggota staf melihat ke arahnya dan menertawakannya.

"Pada titik ini saya kehilangan semua kesabaran. Saya bahkan tidak ingin makan lagi. Saya pergi mencari staf dan memintanya untuk memanggil manajernya," katanya.

Baca Juga:Vicky Shu Akui Pernah Lihat Pocong Usai Salat Subuh

Pelanggan menceritakan semua yang terjadi kepada manajer, yang meminta maaf atas seluruh kejadian tersebut.

"Saya menceritakan kepadanya apa yang terjadi dengan sangat baik, meskipun dalam hati saya terbakar amarah. Dan saya mengatakan kepadanya bahwa jika saya benar-benar seorang Muslim, saya tidak akan makan di restoran!" ungkapnya.

Namun, yang terpenting, Daniell mengatakan dia kecewa dan sedih karena diperlakukan seperti itu di rantai makanan cepat saji yang terkenal itu.

"Saya diperlakukan seperti penjahat. Saya tahu saya terlihat seperti orang Melayu. Tapi apa lagi yang bisa saya lakukan selain memberi tahu Anda? Saya orang China," katanya.

Ia berharap agar staf dapat belajar menjadi lebih sopan dan menghormati orang lain yang masuk ke restoran mereka.

Baca Juga:Ramadhan: Apa Kata Penganut Kristen dan Buddha yang Ikut Berpuasa?

Tentu saja, warganet yang membaca kisah ini pun beramai-ramai mendukung Daniell dan meyakinkannya bahwa staf restoran telah melampaui batasannya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak