suara mereka

Hindari Konsumsi Gula Berlebih agar Tidak Dehidrasi saat Puasa

Hindari konsumsi gula dan minuman manis berlebihan saat berbuka puasa dan sahur

Wakos Reza Gautama
Rabu, 21 April 2021 | 12:15 WIB
Hindari Konsumsi Gula Berlebih agar Tidak Dehidrasi saat Puasa
Ilustrasi buah untuk berbuka puasa. Hindari konsumsi gula berlebih saat puasa. (Pixabay/ExplorerBob)

SuaraLampung.id - Orang berpuasa di bulan ramadhan dianjurkan untuk mengonsumsi makanan manis. Namun konsumsi makanan atau minuman mengandung gula dianjurkan tidak berlebih. 

Ini karena konsumsi asupan gula berlebih saat puasa bisa mengakibatkan dehidrasi saat puasa di bulan ramadhan. Hal ini diungkapkan Ahli nutrisi dari Herbalife Nutrition Indonesia Aria Novitasari.

“Hindari konsumsi gula dan minuman manis berlebihan saat berbuka puasa dan sahur agar tidak mengalami dehidrasi saat puasa,” ujar Aria dalam taklimat media di Jakarta, Selasa (20/4/2021) dilansir dari ANTARA.

Berbuka puasa dan sahur hendaknya dengan air putih yang cukup. Dalam sehari, hendaknya minum delapan gelas yang terdiri dari empat gelas saat sahur dan empat gelas saat berbuka.

Baca Juga:Cerita Noe Letto Menjadi Ateis

Untuk meningkatkan rasa minuman bisa menambahkan irisan buah ke dalam air minum. Asupan cairan juga dapat diperoleh dari makanan yang banyak mengandung kadar air, seperti buah-buahan dan sayur atau makanan yang diolah dengan menggunakan air.

“Selain itu, juga perlu dikurangi konsumsi kafein dan perlu meningkatkan konsumsi buah dan sayur. Saat siang hari hindari paparan sinar matahari atau berolahraga,” tambah dia.

Jika ingin tetap rutin berolahraga, harus terus memenuhi kebutuhan energi, protein, dan air harian selama berpuasa. Selain itu, kurangi durasi olahraga hingga 30 persen selama puasa. Untuk olahraga sebaiknya dilakukan sebelum berbuka, setelah sahur atau pada malam hari.

“Berbuka puasa dengan makanan yang mudah dicerna adalah pilihan yang baik dan sehat. Selama Ramadhan, orang cenderung makan banyak makanan dengan sangat cepat setelah berpuasa berjam-jam," katanya.

Tetapi, cobalah berbuka puasa dengan sup, kemudian air atau jus buah, sehingga dapat melembabkan tubuh setelah hari yang panjang dehidrasi, kemudian makan hidangan utama 10 atau 15 menit kemudian. Ini akan mencegah asupan makanan yang berlebihan dengan memberi rasa kenyang, yang pada akhirnya akan membantu sistem pencernaan, kata dia.

Baca Juga:Waspadai Peredaran Daging Celeng saat Ramadhan, Modus Dijual Harga Miring

Untuk hidangan utama, dia menyarankan untuk mengonsumsi daging, ayam atau sayuran. Dengan mengunyah makanan secara menyeluruh dan berjalan-jalan satu atau dua jam setelah buka puasa, dapat membantu sistem pencernaan dan kardiovaskular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak