Ada Tenaga Kesehatan di Bandar Lampung Menolak Divaksin Covid-19

Mengetahui ada tenaga kesehatan di Bandar Lampung yang menolak divaksin Covid-19, pihak pemerintah turun tangan.

Wakos Reza Gautama
Senin, 25 Januari 2021 | 19:55 WIB
Ada Tenaga Kesehatan di Bandar Lampung Menolak Divaksin Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Ada tenaga kesehatan di Bandar Lampung yang menolak divaksin Covid-19 [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraLampung.id - Beberapa tenaga kesehatan di Bandar Lampung sempat menolak vaksinasi Covid-19. Padahal tenaga kesehatan ini adalah garda terdepan dalam menghadapi Covid-19.

Mengetahui ada tenaga kesehatan di Bandar Lampung yang menolak divaksin, pihak pemerintah turun tangan. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan, pihaknya langsung turun menemui tenaga kesehatan yang enggan divaksin itu. 

Setelah diberi penyuluhan, kata Edwin, tenaga kesehatan itu mau divaksin. 

Baca Juga:Hipertensi, 5 Persen Nakes di DIY Tak Lolos Syarat Ikut Vaksinasi COVID-19

"Memang ada sejumlah nakes yang dapat SMS blast engga divaksinasi, kemudian kita langsung turun ke bawah menanyakan kenapa tidak mau vaksinasi. Tapi Alhamdulillah setelah diberikan penyuluhan merka akhirnya mau divaksinasi," kata dia, Senin (25/1/2021) dilansir dari Antara.

Dinas Kesehatan Bandar Lampung mencatat hingga kini baru 568 tenaga kesehatan (nakes) di kota ini yang sudah menjalani vaksinasi tahap awal.

"Memang baru sedikit nakes yang divaksinasi dalam sepekan ini, namun kita akan tingkatkan lagi vaksinasi di pekan ini," kata Edwin Rusli.

Dia menjelaskan bahwa baru tercapainya 568 nakes yang divaksinasi sebab dari 31 puskesmas pada pekan pertama vaksinasi Senin (18/1/2021) baru beberapa puskesmas saja yang melakukannya.

"Tadinya kan kita kira bisa semua puskesmas melakukan vaksinasi bersamaan, tapi ternyata pada hari pertama baru dua hingga empat puskesmas yang melakukan vaksinasi kepada nakes, barulah sejak Kamis (21/1/021) puskesmas dapat melakukan vaksinasi secara serentak," kata dia.

Baca Juga:Catat, Tempat Usaha di Bandar Lampung hanya Boleh Buka hingga Jam Segini

Dia pun mengakui optimistis bahwa program vaksinasi tahap awal untuk tenaga kesehatan di Bandarlampung akan berjalan dengan lancar sebab pihaknya telah memberikan penyuluhan dan pengertian terkait vaksin ini.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak