Heboh Kode SOS di Area Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

SOS muncul di aplikasi Google Maps ketika mengetik kata kunci Pulau Laki area lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 20 Januari 2021 | 08:15 WIB
Heboh Kode SOS di Area Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air
Tim gabungan melakukan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraLampung.id - Media sosial dihebohkan dengan adanya simbol SOS yang muncul di area lokasi jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Simbol SOS ini muncul di aplikasi Google Maps ketika mengetik kata kunci Pulau Laki.

Pulau Laki adalah area lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.  

Diketahui simbol SOS alert tersebut kerap kali dipakai untuk meminta pertolongan.

Baca Juga:Viral SOS Google Maps di Pulau Laki, Warganet Ramai-ramai Lapor Basarnas

Di belahan selatan Pulau Laki, terdapat simbol hijau bertuliskan SOS. Hal ini yang kemudian membuat publik ramai-ramai membanjiri unggahan akun Instagram Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Bassarnas), @SAR_Nasional).

Tanda SOS di Pulau Laki (Google Maps)
Tanda SOS di Pulau Laki (Google Maps)

Publik dalam kolom komentar memberi tahu soal munculnya simbol tersebut sehingga bisa ditindaklanjuti.

"Pak cek sinyal SOS di Pulau Laki," kata @Tubagusilham27.

"Pak cek tandas SOS di maps Pulau Laki, Pak. Barangkali ada something yang butuh bantuan bapak. Tapi kalau cuma ada orang iseng, toong dicegurin laut aja," balas @anindyamahestri.

"Pak tolong cek Google Maps untuk Pulau Laki ada sinyal SOS pak. Semoga ada keajaiban untuk para korban Sriwijaya Air SJ182," timpal @thiaraiiu.

Baca Juga:Heboh Tulisan SOS Muncul di Pulau Laki, Area Sriwijaya Air SJ182 Jatuh

"Barusan saya cek Google Maps ada sinyal SOS di Pulau Laki. Barangkali ada mukjizat penumpang yang terdampar dan masih hidup. Berharap semoga ada tindakan pencarian lagi," sahut @dindaagustiah_.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak