- Sugiawanto menyelamatkan putrinya dari ombak besar di Pantai Beringin Saka, Tanggamus, Kamis (8/10/2026).
- Sang ayah gugur terseret arus setelah berhasil mendorong putri serta rekannya ke titik aman.
- Pihak kepolisian mengonfirmasi nyawa korban tidak tertolong meski telah menerima pertolongan medis darurat.
SuaraLampung.id - Kasih seorang ayah benar-benar dibuktikan hingga hembusan napas terakhir. Sugiawanto (50), warga Pekon Kresno Mulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, meninggal dunia usai berjuang bertaruh nyawa menyelamatkan putri kandungnya yang tergulung ombak ganas di pesisir Lampung, Kamis (8/10/2026) siang.
Momen liburan keluarga di Pantai Beringin Saka, Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus tersebut seketika berubah menjadi mimpi buruk sekitar pukul 13.00 WIB.
Tragedi bermula saat putri korban, Aulia Jessica (16), tengah bermain air di bibir pantai bersama seorang rekannya. Tanpa aba-aba, deburan ombak besar datang menyapu dan langsung menyeret kedua remaja tersebut ke tengah laut.
Jeritan histeris minta tolong dari sang buah hati memecah suasana pantai. Sugiawanto yang saat itu berada di tepi daratan tak berpikir panjang.
Demi menyelamatkan darah dagingnya, pria paruh baya itu spontan menceburkan diri dan menerjang ganasnya arus laut.
Aksi heroik Sugiawanto berhasil membuahkan hasil. Aulia dan rekannya berhasil diselamatkan dari maut. Namun nahas, tenaga sang ayah terkuras habis.
Usai mendorong kedua remaja tersebut ke titik aman, Sugiawanto justru gantian digulung ombak dan hilang terseret ke dasar laut.
"Korban sempat berada di dalam air selama kurang lebih 15 menit sebelum akhirnya tubuhnya terbawa kembali ke tepian," ungkap seorang warga.
Melihat tubuh korban terdampar di pesisir, warga sekitar langsung bergegas memberikan pertolongan darurat.
Baca Juga: Himpitan Ekonomi Berujung Duka: Seorang Kurir Paket di Tanggamus Ditemukan Meninggal Tragis
Sugiawanto sempat dilarikan ke rumah seorang bidan desa setempat sebelum akhirnya dirujuk cepat menuju Puskesmas Antar Brak. Namun, takdir berkata lain.
Kapolsek Limau, Iptu Fridy Romadhana Panca Rizky, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Upaya medis yang dilakukan tim puskesmas tidak mampu menyelamatkan nyawa sang ayah.
"Korban atas nama Sugiawanto, usia 50 tahun. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif dan pertolongan medis di puskesmas, nyawanya tidak tertolong," pungkas Iptu Fridy, Jumat (9/10/2026).
Berita Terkait
-
Himpitan Ekonomi Berujung Duka: Seorang Kurir Paket di Tanggamus Ditemukan Meninggal Tragis
-
Tiga Bocah SD Pringsewu Ditemukan Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung
-
Ibu di Tanggamus Syok Pergoki Kakek 69 Tahun Cabuli Anaknya di Kamar, Terkuak Aksi Bejat Tahunan
-
Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Curiga Lampu Tak Mau Nyala, Pemilik Syok Dapati Kabel Rumah Kosongnya Ludes Digasak Maling
-
Selama Ini Petani Cuma Kebagian Ampas, Gubernur Lampung Rombak Rantai Pasok Kakao Rp150 T
-
Buntut Tolak Layani Pria Hidung Belang, Pemandu Lagu di Tubaba Diseret Paksa hingga Terluka
-
Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen
-
Himpitan Ekonomi Berujung Duka: Seorang Kurir Paket di Tanggamus Ditemukan Meninggal Tragis