- Polres Lampung Selatan menggagalkan penyelundupan 769 kartrid cairan Etomidate senilai Rp2,3 miliar di Pelabuhan Bakauheni pada Kamis (20/8).
- Polisi menangkap empat tersangka berinisial FRD, SPR, DK, dan AG di lokasi berbeda termasuk Depok dan Jakarta Barat.
- Penggagalan peredaran zat berbahaya tersebut berhasil menyelamatkan masyarakat dari potensi kerusakan kesehatan saraf bagi 769 orang.
SuaraLampung.id - Suasana rutin pemeriksaan di Pos Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (20/8) pukul 20.00 WIB, berubah tegang.
Petugas Polres Lampung Selatan mencium gelagat mencurigakan mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi F 1288 RP. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan 769 kartrid berisi cairan Etomidate.
Ratusan kartrid ini ditaksir memiliki nilai ekonomi yang fantastis, mencapai Rp2,3 miliar. Dengan asumsi harga Rp3 juta per kartrid, benda kecil ini menjanjikan keuntungan besar sekaligus potensi kerusakan kesehatan yang masif bagi penggunanya.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Deddy Kurniawan, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bukanlah akhir dari cerita. Dari pemeriksaan awal terhadap dua pria berinisial FRD (32) dan SPR (47) asal Gunung Putri, Bogor, polisi bergerak cepat melakukan pengembangan.
"Tim tidak berhenti di pelabuhan. Kami mengejar hingga ke wilayah Depok, Jawa Barat," ujar AKBP Deddy, Jumat (4/9/2026).
Hasilnya, dua tersangka lain berinisial DK (34) dan AG (26), warga Jakarta Barat yang berperan sebagai penerima barang, berhasil diringkus tanpa perlawanan. Total empat orang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
Keberhasilan ini bukan sekadar soal angka miliaran rupiah. Ada misi kemanusiaan di baliknya. Etomidate, jika disalahgunakan, dapat berakibat fatal bagi sistem saraf dan kesehatan.
"Jika satu kartrid dikonsumsi oleh satu orang, maka tindakan ini setidaknya telah mencegah potensi penyalahgunaan terhadap 769 orang. Ini adalah langkah nyata kami melindungi masyarakat," tegas Kapolres.
Kini, keempat tersangka terancam jeratan hukum berat. Polisi membidik mereka dengan Pasal 119 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau Pasal 609 ayat (2) huruf b UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP baru). (ANTARA)
Baca Juga: Mobil Masuk Rawa di Kotabumi, Sopirnya Ternyata Buronan Narkoba yang Paling Dicari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu