- Warga menemukan jasad Sudarto di bekas Kafe Bunga Bandar Lampung pada hari Rabu siang, 19 Agustus 2026.
- Petugas kepolisian memastikan korban yang mengalami gangguan kejiwaan tersebut meninggal tanpa ada tanda-tanda kekerasan fisik.
- Keluarga menolak proses visum dan langsung membawa pulang jenazah korban untuk dimakamkan karena sudah mengikhlaskannya.
SuaraLampung.id - Selama sepuluh bulan terakhir, bekas Kafe Bunga di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, hanyalah bangunan bisu yang ditinggalkan hiruk-pikuk pengunjungnya.
Namun, pada Rabu siang (19/8/2026), kesunyian di bangunan yang mulai ditumbuhi semak belukar itu pecah oleh aroma menyengat yang mengundang tanya.
Bau tidak sedap yang menusuk hidung penjalan kaki membawa warga pada penemuan jasad seorang pria dalam kondisi membengkak di area yang tersembunyi.
Pria itu adalah Sudarto (45), sosok yang selama ini dikenal sering menjadikan bayang-bayang pohon seri dan rimbunnya semak sebagai tempat melepas lelah.
Kematian Sudarto meninggalkan jejak ironi. Seorang saksi mata mengaku sempat melihat pria malang itu dua hari sebelum jasadnya ditemukan.
Saat itu, Sudarto tampak sedang berbaring, posisi yang lazim dilakukan oleh pria yang dikabarkan mengalami gangguan kejiwaan dan sedang didera sakit tersebut.
Tak ada yang menyangka, momen yang dilihat warga itu adalah detik-detik terakhir nyawa Sudarto berpisah dari raga.
Karena lokasi bekas kafe yang tertutup dan sudah lama tidak beroperasi, tak ada satu pun mata yang menyadari bahwa tubuh di balik semak itu tak lagi bernapas.
"Saksi mengaku terakhir kali melihat korban dua hari lalu sedang tertidur. Namun saat itu tidak tahu apakah korban sudah meninggal atau belum," ungkap Kapolsek Sukarame, Kompol Henry Dunan Pandiangan.
Baca Juga: Potong Jalur Birokrasi: Bandar Lampung Minta Dana Pajak Rokok Tak Lagi Mampir di Provinsi
Kabar penemuan jasad ini segera menjalar hingga ke wilayah Panjang. Fernando, seorang tetangga korban, datang memastikan identitas pria tersebut.
Benar saja, jasad yang membengkak itu adalah Sudarto, tetangganya yang memang sudah lama jarang pulang ke rumah karena kondisi kejiwaannya yang tak stabil.
Polisi segera bertindak cepat. Tim Inafis Polresta Bandar Lampung diterjunkan untuk menyisir lokasi kejadian. Meski jasad ditemukan dalam kondisi membusuk, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh Sudarto.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum. Mereka sudah mengikhlaskan dan meminta jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," tambah Kompol Pandiangan.
Berita Terkait
-
Potong Jalur Birokrasi: Bandar Lampung Minta Dana Pajak Rokok Tak Lagi Mampir di Provinsi
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung
-
Dua Pelayan Resto di Lampung Tumbalkan Motor Bos demi Modal Judol
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi
-
Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental
-
Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan
-
BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya