Wakos Reza Gautama
Kamis, 02 Juli 2026 | 07:22 WIB
Ilustrasi hotel di Lampung. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyatakan ada peningkatan jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang di Provinsi Lampung sebanyak 12.158 orang selama Mei 2026 menjadi 113.309 orang dibanding April 2026 sebanyak 101.151 orang. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • BPS Lampung mencatat 113.309 tamu menginap di hotel berbintang sepanjang Mei 2026, meningkat 12,02 persen dibanding bulan sebelumnya.
  • Dominasi kunjungan wisatawan domestik pada hotel bintang empat dan lima mendorong kenaikan Tingkat Penghunian Kamar di Lampung.
  • Meskipun jumlah tamu meningkat, rata-rata durasi menginap di Lampung justru turun tipis menjadi 1,27 hari selama Mei 2026.

SuaraLampung.id - Pariwisata di Provinsi Lampung berada dalam tren yang menggembirakan. Lobi-lobi hotel di Bumi Ruwa Jurai kini tampak lebih riuh.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat lonjakan signifikan jumlah tamu yang menginap sepanjang Mei 2026.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 113.309 orang tercatat memilih bermalam di hotel berbintang di Lampung. Angka ini menunjukkan kenaikan tajam sebesar 12,02 persen atau bertambah 12.158 orang dibandingkan bulan sebelumnya, April 2026, yang hanya mencapai 101.151 tamu.

Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, M Sabiel Adi Prakasa, mengungkapkan bahwa gelombang tamu ini didominasi oleh pelancong domestik.

"Dari total 113.309 tamu tersebut, sebanyak 112.424 orang adalah tamu domestik, sementara 885 lainnya merupakan wisatawan mancanegara," ujar Sabiel, Rabu (1/7/2026).

Menariknya, gairah menginap ini paling terasa di akomodasi kelas atas. Hotel bintang 4 dan 5 menjadi primadona utama dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) mencapai 53,23 persen, melampaui rata-rata kelas lainnya.

Di posisi berikutnya, hotel bintang 3 mencatat okupansi 40,06 persen, disusul hotel bintang 1 dan 2 sebesar 36,58 persen.

Kenaikan ini bukan sekadar fluktuasi bulanan biasa. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, angka hunian hotel berbintang di Lampung naik sebesar 1,44 persen poin.

Hal ini mengindikasikan bahwa daya tarik Lampung sebagai destinasi, baik untuk urusan bisnis maupun liburan, terus menguat dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Eksponen 98 Lampung Tegaskan Reformasi Belum Selesai, Siap Kawal Program Strategis Presiden Prabowo

Meski jumlah tamu melonjak, ada satu fenomena unik yang tercatat. Durasi menginap tamu justru sedikit memendek. Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) pada Mei 2026 berada di angka 1,27 hari, turun tipis dibandingkan April 2026 yang tercatat 1,30 hari. Ini memberikan gambaran bahwa Lampung kini menjadi destinasi populer untuk perjalanan singkat atau short getaway.

Tak hanya hotel berbintang yang berpesta. Hotel non-bintang pun kecipratan berkah dengan kenaikan okupansi menjadi 26,74 persen, naik dari bulan sebelumnya (25,45 persen) maupun dari tahun lalu (24,26 persen). (ANTARA)

Load More