- BPS Lampung mencatat inflasi tahunan wilayah tersebut mencapai 2,46 persen pada Juni 2026 dengan kenaikan harga komoditas emas.
- Harga bahan pangan serta sektor transportasi mengalami lonjakan signifikan yang berdampak pada tekanan ekonomi bagi rumah tangga masyarakat.
- Kabupaten Mesuji mencatat tingkat inflasi tertinggi sebesar 3,25 persen, sementara sektor pendidikan justru mengalami deflasi cukup tajam.
SuaraLampung.id - Bagi warga Lampung yang berencana menambah koleksi perhiasan atau sering bepergian, Juni 2026 memberikan tantangan tersendiri bagi isi dompet.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, inflasi tahunan di Bumi Ruwa Jurai menyentuh angka 2,46 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang kini bertengger di level 112,45.
Siapa sangka, kilau emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi paling dominan di bulan ini. BPS mencatat emas memberikan andil sebesar 0,43 persen terhadap kenaikan harga tahunan. Disusul kemudian oleh sektor transportasi yang dipicu kenaikan harga bensin dengan sumbangsih 0,23 persen.
“Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami kenaikan tertinggi mencapai 9,91 persen. Disusul oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,19 persen,” jelas Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, M. Sabiel Adi Prakasa, dalam rilis daringnya, Rabu (1/7/2026).
Harga minyak goreng, daging ayam ras, hingga bawang merah kompak merangkak naik, memberikan andil signifikan terhadap tekanan ekonomi di tingkat rumah tangga.
Meski sebagian besar harga kebutuhan pokok melonjak, ada oase di tengah gurun inflasi. Kelompok pendidikan justru mencatatkan penurunan indeks atau deflasi yang sangat tajam, yakni sebesar 17,93 persen.
Selain itu, sektor rekreasi, olahraga, dan budaya juga mengalami penurunan tipis 1,21 persen, memberikan sedikit ruang napas bagi warga yang membutuhkan hiburan murah.
Melihat peta wilayah, Kabupaten Mesuji menjadi daerah dengan tekanan ekonomi paling berat. Wilayah ini mencatatkan inflasi tertinggi di Lampung mencapai 3,25 persen.
Sementara itu, Kota Bandar Lampung terhitung lebih stabil dengan tingkat inflasi terendah, yakni 2,08 persen.
Baca Juga: Mulai 14 Juli 2026, Sekolah Rakyat Lampung Buka Jalan Bagi 413 Anak Kurang Mampu
Secara bulanan (month-to-month), Lampung mengalami kenaikan harga sebesar 0,55 persen di bulan Juni. Lagi-lagi, bensin dan bumbu dapur seperti bawang merah, tomat, dan bawang putih menjadi aktor utama di balik kenaikan tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Mulai 14 Juli 2026, Sekolah Rakyat Lampung Buka Jalan Bagi 413 Anak Kurang Mampu
-
Rekam Jejak 3 Eks Bupati di Lampung yang Kasih Gelar Adat ke Jokowi
-
Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah
-
Bukan Sekadar Bangunan Tua, Rumah Daswati Diusulkan Jadi Cagar Budaya: Begini Nasibnya Sekarang
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
Mulai 14 Juli 2026, Sekolah Rakyat Lampung Buka Jalan Bagi 413 Anak Kurang Mampu
-
Rekam Jejak 3 Eks Bupati di Lampung yang Kasih Gelar Adat ke Jokowi
-
Malam Berdarah di Pringsewu: Usai Habisi Nyawa Mantan Istri, Heru Coba Bunuh Diri
-
Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah
-
Tak Sekadar Pulang, PMI Dibantu BRI Wujudkan Mimpi Jadi Pengusaha