- Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru, Lampung Selatan, akan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada 14 Juli 2026.
- Program ini menyediakan fasilitas asrama bagi 413 peserta didik dari keluarga kurang mampu di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
- Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memeratakan akses pendidikan berkualitas melalui operasional sekolah terintegrasi dari jenjang SD hingga jenjang SMA.
SuaraLampung.id - Mulai 14 Juli 2026 mendatang, Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Lampung Selatan, dijadwalkan resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), menandai dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 yang penuh harapan.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat adalah manifestasi dari keadilan sosial di bidang pendidikan. Targetnya anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
"Kami ingin memastikan seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan layak. Di sini, mereka tidak hanya belajar, tapi tumbuh dalam lingkungan yang aman dan berasrama," ujar Jihan, Selasa (30/6/2026).
Konsep sekolah asrama (boarding school) ini dirancang untuk menciptakan ekosistem belajar yang terpadu. Para siswa tak perlu lagi memikirkan jarak sekolah yang jauh atau biaya hidup yang mencekik, sehingga mereka bisa fokus sepenuhnya untuk mengasah potensi diri.
Pada 13 Juli 2026, sebanyak 413 peserta didik dijadwalkan mulai menempati asrama. Sebelum memulai kegiatan belajar, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan, mengikuti sesi open house, hingga doa bersama agar langkah mereka menuntut ilmu diberkahi.
Data menunjukkan, sekolah ini akan menampung keberagaman tingkat pendidikan dari SD hingga SMA. Rinciannya terdiri dari 270 peserta didik baru, serta ratusan siswa pindahan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan dan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung.
Langkah Pemerintah Provinsi Lampung tidak berhenti di Kota Baru. Komitmen untuk memeratakan kualitas SDM ini juga sedang digeber di kawasan Islamic Center Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Sekolah Rakyat Permanen di sana juga tengah dipersiapkan dengan matang untuk segera menyusul beroperasi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Rekam Jejak 3 Eks Bupati di Lampung yang Kasih Gelar Adat ke Jokowi
-
Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah
-
Bukan Sekadar Bangunan Tua, Rumah Daswati Diusulkan Jadi Cagar Budaya: Begini Nasibnya Sekarang
-
Momen Kunjungan Jokowi di Lampung Malah Bertemu Adik Kelas UGM, Pernah Naik Gunung Bareng
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober
-
3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
-
Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi
-
Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur
-
Peras Perangkat Desa Jutaan Rupiah Pakai Dalih Hapus Berita, Kedok 2 Wartawan Bodong Terbongkar