Di sisi lain, beban bunga justru turun 9,31 persen menjadi Rp12,68 triliun pada periode sama, sehingga memperlebar margin bunga bersih bank.
Dari sisi intermediasi, perseroan mencatatkan penyaluran kredit dan pembiayaan sekitar Rp1.497 triliun secara konsolidasi per Maret 2026, atau tumbuh 13 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Penyaluran tersebut antara lain ditopang kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp47,09 triliun kepada sekitar 947 ribu nasabah, sementara pembiayaan perumahan melalui skema FLPP mencapai Rp17,13 triliun untuk sekitar 125 ribu debitur.
Adapun pertumbuhan kredit tersebut berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor perumahan yang menjadi fokus utama pembiayaan perseroan.
Sementara itu, akses pembiayaan yang lebih luas membuka peluang ekspansi usaha dan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Namun demikian, di tengah ekspansi, kualitas kredit perseroan menunjukkan tekanan, yang mana rasio kredit bermasalah (NPL) bruto naik menjadi 3,31 persen dari sebelumnya sekitar 3 persen.
Sementara itu, NPL net juga meningkat menjadi 1,01 persen, yang mencerminkan risiko yang ikut membesar seiring agresivitas penyaluran kredit.
Dari sisi pendanaan, perseroan menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1.555 triliun pada kuartal I 2026, atau tumbuh 9,4 persen (yoy).
Adapun komposisi dana murah atau CASA tercatat mencapai 68,1 persen pada kuartal I-2026, yang menunjukkan dominasi dana berbasis tabungan dan giro yang lebih efisien.
Baca Juga: Dorong Transaksi Global, BRI Tawarkan Promo Belanja Luar Negeri bagi Nasabah Premium
Sementara itu, likuiditas perseroan masih terjaga, meski rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) meningkat menjadi 87,66 persen, yang menandakan fungsi intermediasi yang semakin kuat, meski ruang likuiditas menjadi lebih terbatas.
Per kuartal I 2026, total aset perseroan secara konsolidasi tercatat mencapai sekitar Rp2.249 triliun, atau tumbuh lebih dari 7,2 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.***
Berita Terkait
-
Laba BRI 2026 Rp15,5 Triliun: Kredit Tumbuh 13,7% Capai Rp1,562 Triliun
-
Program BRI Debit FC Barcelona Buka Peluang Nasabah Nikmati Laga Langsung di Camp Nou
-
BRI Berpartisipasi Hadirkan Clash of Legends 2026
-
BRI Perkuat Bisnis Lewat Reignite, Pertumbuhan Commercial Jadi Mesin Baru Kinerja
-
BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Kinerja Solid dan Komitmen ke Pemegang Saham
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot