- Empat pelaku mencuri empat unit motor dari diler Honda di Tanjung Bintang pada Kamis, 23 April 2026 dini hari.
- Pelaku masuk dengan menjebol bagian depan diler, namun aksi mereka tidak terekam CCTV internal yang sedang tidak aktif.
- Polsek Tanjung Bintang dan Polres Lampung Selatan melakukan penyelidikan forensik serta meminta masyarakat melapor jika melihat motor tersebut.
SuaraLampung.id - Kamis dini hari, 23 April 2026, seharusnya menjadi malam yang tenang bagi sebuah diler Honda di kawasan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
Namun, di balik kegelapan, sebuah komplotan yang diduga berjumlah empat orang bergerak dengan presisi yang mengejutkan.
Tanpa suara yang membangkitkan curiga, mereka berhasil melarikan empat unit motor "berkelas" langsung dari ruang pamer. Dua unit Honda CRF yang tangguh, satu unit Honda ADV yang elegan, serta satu unit Honda PCX yang mewah kini raib.
Kasus ini menyisakan sebuah tanda tanya besar sekaligus tantangan bagi penyidik. Meski aksi para pelaku sempat tertangkap oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, sebuah celah keamanan fatal ditemukan. Tidak ada satu pun kamera pengawas yang aktif di dalam area diler itu sendiri.
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan bahwa mereka diduga masuk dengan menjebol bagian depan dealer.
Namun, apa yang terjadi di dalam ruangan saat motor-motor tersebut dikeluarkan satu per satu, masih tertutup rapat oleh kegelapan tanpa rekaman.
Kepolisian tidak tinggal diam menghadapi kelihaian komplotan ini. Polsek Tanjung Bintang bersama Sat Reskrim Polres Lampung Selatan kini mengerahkan kekuatan penuh. Penyelidikan tidak lagi sekadar mencari saksi mata, tapi sudah merambah ke ranah digital dan forensik.
Kapolsek Tanjung Bintang, Edi Qorinas, menegaskan bahwa timnya sedang bekerja secara sistematis untuk menyatukan kepingan petunjuk yang ada.
“Setiap petunjuk di lapangan kami dalami. Mulai dari keterangan saksi hingga analisis mendalam rekaman CCTV di berbagai titik strategis dengan dukungan teknis tim forensik,” ujar Edi.
Baca Juga: Modus Ketuk Pintu, Komplotan Spesialis Rumah Kosong Diringkus di Bandar Lampung
Tim Inafis juga diterjunkan untuk mencari jejak fisik yang mungkin tertinggal di gerbang atau lantai diler. Penelusuran CCTV kini diperluas, melacak setiap pergerakan kendaraan yang mencurigakan di jalur lalu lintas utama hingga jalan-jalan tikus di area pemukiman yang diduga menjadi rute pelarian para pelaku.
Di tengah upaya keras kepolisian mengejar bayangan para pelaku, peran masyarakat kini menjadi sangat krusial. Polisi meyakini bahwa sekecil apa pun informasi dari warga bisa menjadi kepingan terakhir yang melengkapi teka-teki pencurian ini.
“Kami mengingatkan pentingnya peran masyarakat. Jika melihat atau mengetahui hal-hal mencurigakan yang berkaitan dengan pergerakan motor-motor baru ini, segera laporkan,” imbau Edi Qorinas.
Berita Terkait
-
Modus Ketuk Pintu, Komplotan Spesialis Rumah Kosong Diringkus di Bandar Lampung
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas
-
Pasien RS Meninggal karena Listrik Padam, Ternyata Ulah Komplotan Pencuri Kabel PLN
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu