Wakos Reza Gautama
Selasa, 28 April 2026 | 14:25 WIB
Ilustrasi pencurian. Polsek Tanjung Bintang terus mengintensifkan penyelidikan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sepeda motor yang terjadi di sebuah diler Honda. [Pixabay/Thedigitalway]
Baca 10 detik
  • Empat pelaku mencuri empat unit motor dari diler Honda di Tanjung Bintang pada Kamis, 23 April 2026 dini hari.
  • Pelaku masuk dengan menjebol bagian depan diler, namun aksi mereka tidak terekam CCTV internal yang sedang tidak aktif.
  • Polsek Tanjung Bintang dan Polres Lampung Selatan melakukan penyelidikan forensik serta meminta masyarakat melapor jika melihat motor tersebut.

SuaraLampung.id - Kamis dini hari, 23 April 2026, seharusnya menjadi malam yang tenang bagi sebuah diler Honda di kawasan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Namun, di balik kegelapan, sebuah komplotan yang diduga berjumlah empat orang bergerak dengan presisi yang mengejutkan.

Tanpa suara yang membangkitkan curiga, mereka berhasil melarikan empat unit motor "berkelas" langsung dari ruang pamer. Dua unit Honda CRF yang tangguh, satu unit Honda ADV yang elegan, serta satu unit Honda PCX yang mewah kini raib.

Kasus ini menyisakan sebuah tanda tanya besar sekaligus tantangan bagi penyidik. Meski aksi para pelaku sempat tertangkap oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, sebuah celah keamanan fatal ditemukan. Tidak ada satu pun kamera pengawas yang aktif di dalam area diler itu sendiri.

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan bahwa mereka diduga masuk dengan menjebol bagian depan dealer.

Namun, apa yang terjadi di dalam ruangan saat motor-motor tersebut dikeluarkan satu per satu, masih tertutup rapat oleh kegelapan tanpa rekaman.

Kepolisian tidak tinggal diam menghadapi kelihaian komplotan ini. Polsek Tanjung Bintang bersama Sat Reskrim Polres Lampung Selatan kini mengerahkan kekuatan penuh. Penyelidikan tidak lagi sekadar mencari saksi mata, tapi sudah merambah ke ranah digital dan forensik.

Kapolsek Tanjung Bintang, Edi Qorinas, menegaskan bahwa timnya sedang bekerja secara sistematis untuk menyatukan kepingan petunjuk yang ada.

“Setiap petunjuk di lapangan kami dalami. Mulai dari keterangan saksi hingga analisis mendalam rekaman CCTV di berbagai titik strategis dengan dukungan teknis tim forensik,” ujar Edi.

Baca Juga: Modus Ketuk Pintu, Komplotan Spesialis Rumah Kosong Diringkus di Bandar Lampung

Tim Inafis juga diterjunkan untuk mencari jejak fisik yang mungkin tertinggal di gerbang atau lantai diler. Penelusuran CCTV kini diperluas, melacak setiap pergerakan kendaraan yang mencurigakan di jalur lalu lintas utama hingga jalan-jalan tikus di area pemukiman yang diduga menjadi rute pelarian para pelaku.

Di tengah upaya keras kepolisian mengejar bayangan para pelaku, peran masyarakat kini menjadi sangat krusial. Polisi meyakini bahwa sekecil apa pun informasi dari warga bisa menjadi kepingan terakhir yang melengkapi teka-teki pencurian ini.

“Kami mengingatkan pentingnya peran masyarakat. Jika melihat atau mengetahui hal-hal mencurigakan yang berkaitan dengan pergerakan motor-motor baru ini, segera laporkan,” imbau Edi Qorinas.

Load More