Tasmalinda
Rabu, 25 Maret 2026 | 15:04 WIB
Antrean kendaraan di pelabuhan Bakauheni, Lampung [Antara/Ardiansyah/nym]
Baca 10 detik
  • Pemprov Lampung mengantisipasi arus balik Lebaran 2026 dengan menyiapkan Pelabuhan Panjang sebagai opsi darurat.
  • Pelabuhan Panjang akan difungsikan hanya saat pelabuhan utama lainnya mengalami kepadatan tidak terkendali.
  • Dishub Lampung juga menerapkan sistem "tiba bongkar muat" untuk mempercepat waktu penyeberangan kapal di pelabuhan utama.

Langkah menyiapkan Pelabuhan Panjang sebagai opsi darurat menunjukkan satu hal: arus balik Lebaran 2026 berpotensi jauh lebih padat dari yang diperkirakan.

Jika semua berjalan lancar, pelabuhan ini mungkin tidak perlu dioperasikan. Namun jika skenario terburuk terjadi, Pelabuhan Panjang bisa menjadi kunci untuk mencegah lumpuhnya jalur penyeberangan.

Di tengah mobilitas jutaan pemudik yang kembali ke kota, satu hal menjadi jelas—arus balik tahun ini bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga ujian kesiapan infrastruktur dan strategi di lapangan.

Load More