- Ucapan "Taqabbalallahu minna wa minkum" merupakan doa yang sebaiknya dibalas dengan doa setara, bukan sekadar "Amin".
- Terdapat tiga opsi balasan doa yang lebih tepat, seperti mengulang kalimat yang sama atau menambahkan doa penerimaan puasa.
- Menjawab dengan doa yang tepat memperkuat makna Lebaran, menjadikannya momen saling menguatkan melalui doa yang tulus.
SuaraLampung.id - Di momen Lebaran, ucapan “Taqabbalallahu minna wa minkum” terasa begitu akrab di telinga. Diucapkan saat bersalaman, dikirim lewat pesan singkat, hingga memenuhi lini masa media sosial. Namun di balik kehangatan itu, banyak yang tanpa sadar hanya menjawab dengan satu kata singkat: “Amin.”
Sekilas memang tidak ada yang salah. Tapi jika dipahami lebih dalam, jawaban itu terasa belum utuh.
Sebab, “Taqabbalallahu minna wa minkum” bukan sekadar ucapan biasa. Kalimat ini adalah doa: “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.” Artinya, ketika seseorang mengucapkannya, ia sedang mendoakan kita. Dalam adab Islam, doa seperti ini tidak hanya diamini, tetapi sebaiknya dibalas dengan doa yang setara atau bahkan lebih baik.
Di sinilah letak keindahannya. Lebaran bukan hanya tentang saling menyapa, tetapi tentang saling menguatkan lewat doa.
Lalu, bagaimana jawaban yang lebih tepat?
Setidaknya, ada tiga jawaban yang bisa Anda gunakan—dan semuanya memiliki makna yang kuat.
1. “Taqabbalallahu minna wa minkum.”
Ada yang paling sederhana sekaligus paling dianjurkan adalah mengulang doa yang sama yakni “Taqabbalallahu minna wa minkum.” Dengan jawaban ini, Anda membalas doa dengan doa yang setara—hangat dan saling menguatkan.
2.“Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.”
Baca Juga: Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat
Anda bisa memberikan jawaban yang lebih lengkap, seperti: “Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.” Artinya, Anda tidak hanya membalas doa, tetapi juga memperluasnya—mendoakan agar puasa dan seluruh ibadah benar-benar diterima.
3.“Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin.”
Anda juga bisa menggabungkannya dengan ucapan yang sudah populer di masyarakat yakni “Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin.”. Jawaban ini terasa lebih akrab, karena memadukan doa dengan harapan kembali ke fitrah dan meraih kemenangan.
Fenomena menjawab “amin” sendiri sebenarnya wajar. Banyak orang melakukannya karena tidak tahu arti ucapan tersebut, bingung harus merespons apa, atau sekadar mengikuti kebiasaan yang sudah berlangsung lama. Padahal, dengan sedikit pemahaman, jawaban sederhana bisa berubah menjadi lebih bermakna.
Dan di situlah Lebaran menemukan ruhnya.
Bukan pada panjangnya ucapan, tapi pada ketulusan yang menyertainya. Bukan pada kebiasaan yang diulang setiap tahun, tapi pada kesadaran kecil yang membuat semuanya terasa lebih hidup.
Berita Terkait
-
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Artinya Apa? Banyak yang Salah, Ini Makna dan Jawaban Benarnya
-
7 Jawaban Sopan Saat Ditanya 'Kapan Nikah' Saat Lebaran, Biar Nggak Canggung
-
Bingung Balas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin? Ini 5 Jawaban Terbaik dan Penuh Makna
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya
-
AgenBRILink dari BRI Memudahkan Transaksi Keuangan Selama Mudik Idulfitri 1446 H
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini
-
Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026
-
BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak
-
Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi