Tasmalinda
Jum'at, 20 Maret 2026 | 23:49 WIB
jawaban taqabbalallahu minna wa minkum
Baca 10 detik
  • "Taqabbalallahu minna wa minkum" berarti doa agar amal ibadah Ramadan diterima oleh Allah SWT.
  • Ucapan ini merupakan tradisi kuat Islam yang sering diucapkan para sahabat Nabi Muhammad SAW setelah Ramadan.
  • Jawaban yang umum atas ucapan tersebut adalah mengulang doa yang sama atau menjawab "Minal aidin wal faizin".

SuaraLampung.id - Setiap Idulfitri, satu kalimat Arab ini hampir pasti terdengar di mana-mana yakni “Taqabbalallahu minna wa minkum.” Diucapkan setelah salat Id, di grup WhatsApp keluarga, hingga saat bersalaman dari rumah ke rumah.

Namun, tak sedikit yang mengucapkannya hanya karena kebiasaan—tanpa benar-benar memahami maknanya. Padahal, di balik kalimat singkat ini tersimpan doa yang sangat dalam.

Apa Arti “Taqabbalallahu Minna wa Minkum”?. Secara harfiah, “Taqabbalallahu minna wa minkum” berarti yakni “Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan dari kalian.”

Kalimat ini bukan sekadar ucapan selamat Lebaran. Ia adalah doa tulus yang mencerminkan harapan agar seluruh ibadah selama Ramadan—puasa, salat, sedekah, hingga menahan diri—diterima oleh Allah SWT.

Menariknya, ucapan ini memiliki akar tradisi yang kuat dalam ajaran Islam dan sering digunakan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW setelah Ramadan berakhir.

Berbeda dengan ucapan “Selamat Lebaran” yang bersifat umum, “Taqabbalallahu minna wa minkum” memiliki nilai spiritual yang lebih dalam. Ini bukan hanya basa-basi, melainkan bentuk saling mendoakan.

Di momen Idulfitri, ketika semua orang berharap kembali suci, doa ini menjadi semacam penguat: bahwa perjuangan selama sebulan penuh tidak sia-sia.

Masih banyak yang bingung—harus menjawab apa saat seseorang mengucapkan kalimat ini?

Jawaban yang paling tepat dan umum yakni “Taqabbalallahu minna wa minkum” (mengulang kembali doa yang sama) atau “Minal aidin wal faizin” (semoga kita termasuk orang yang kembali dan menang)

Baca Juga: Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat

Namun, jika ingin lebih lengkap, Anda juga bisa menjawab:

“Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum”
(“Semoga Allah menerima amal kami dan kalian, juga puasa kami dan puasa kalian.”)

Jawaban ini menunjukkan adab yang baik sekaligus memperkuat makna saling mendoakan.

Fenomena menarik di masyarakat adalah banyak orang mengucapkan kalimat ini tanpa tahu arti sebenarnya. Bahkan, tak jarang salah pengucapan atau tertukar dengan ucapan lain seperti “Minal aidin wal faizin” yang sering disalahartikan sebagai “mohon maaf lahir dan batin”.

Padahal, memahami makna ucapan akan membuat momen Lebaran terasa lebih bermakna—tidak sekadar tradisi, tapi juga refleksi spiritual.

Idulfitri bukan hanya tentang baju baru, makanan melimpah, atau mudik yang melelahkan. Lebih dari itu, ini adalah momen kembali, namun kembali kepada kesucian, kepada hubungan yang lebih baik dengan sesama, dan tentu saja kepada Allah.

Load More