- "Taqabbalallahu minna wa minkum" berarti doa agar amal ibadah Ramadan diterima oleh Allah SWT.
- Ucapan ini merupakan tradisi kuat Islam yang sering diucapkan para sahabat Nabi Muhammad SAW setelah Ramadan.
- Jawaban yang umum atas ucapan tersebut adalah mengulang doa yang sama atau menjawab "Minal aidin wal faizin".
SuaraLampung.id - Setiap Idulfitri, satu kalimat Arab ini hampir pasti terdengar di mana-mana yakni “Taqabbalallahu minna wa minkum.” Diucapkan setelah salat Id, di grup WhatsApp keluarga, hingga saat bersalaman dari rumah ke rumah.
Namun, tak sedikit yang mengucapkannya hanya karena kebiasaan—tanpa benar-benar memahami maknanya. Padahal, di balik kalimat singkat ini tersimpan doa yang sangat dalam.
Apa Arti “Taqabbalallahu Minna wa Minkum”?. Secara harfiah, “Taqabbalallahu minna wa minkum” berarti yakni “Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan dari kalian.”
Kalimat ini bukan sekadar ucapan selamat Lebaran. Ia adalah doa tulus yang mencerminkan harapan agar seluruh ibadah selama Ramadan—puasa, salat, sedekah, hingga menahan diri—diterima oleh Allah SWT.
Menariknya, ucapan ini memiliki akar tradisi yang kuat dalam ajaran Islam dan sering digunakan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW setelah Ramadan berakhir.
Berbeda dengan ucapan “Selamat Lebaran” yang bersifat umum, “Taqabbalallahu minna wa minkum” memiliki nilai spiritual yang lebih dalam. Ini bukan hanya basa-basi, melainkan bentuk saling mendoakan.
Di momen Idulfitri, ketika semua orang berharap kembali suci, doa ini menjadi semacam penguat: bahwa perjuangan selama sebulan penuh tidak sia-sia.
Masih banyak yang bingung—harus menjawab apa saat seseorang mengucapkan kalimat ini?
Jawaban yang paling tepat dan umum yakni “Taqabbalallahu minna wa minkum” (mengulang kembali doa yang sama) atau “Minal aidin wal faizin” (semoga kita termasuk orang yang kembali dan menang)
Baca Juga: Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat
Namun, jika ingin lebih lengkap, Anda juga bisa menjawab:
“Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum”
(“Semoga Allah menerima amal kami dan kalian, juga puasa kami dan puasa kalian.”)
Jawaban ini menunjukkan adab yang baik sekaligus memperkuat makna saling mendoakan.
Fenomena menarik di masyarakat adalah banyak orang mengucapkan kalimat ini tanpa tahu arti sebenarnya. Bahkan, tak jarang salah pengucapan atau tertukar dengan ucapan lain seperti “Minal aidin wal faizin” yang sering disalahartikan sebagai “mohon maaf lahir dan batin”.
Padahal, memahami makna ucapan akan membuat momen Lebaran terasa lebih bermakna—tidak sekadar tradisi, tapi juga refleksi spiritual.
Idulfitri bukan hanya tentang baju baru, makanan melimpah, atau mudik yang melelahkan. Lebih dari itu, ini adalah momen kembali, namun kembali kepada kesucian, kepada hubungan yang lebih baik dengan sesama, dan tentu saja kepada Allah.
Berita Terkait
-
7 Jawaban Sopan Saat Ditanya 'Kapan Nikah' Saat Lebaran, Biar Nggak Canggung
-
Bingung Balas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin? Ini 5 Jawaban Terbaik dan Penuh Makna
-
BRI Lebaran 2026: Kirim THR Digital Cukup 6 Langkah Lewat Fitur QRIS Transfer BRImo
-
Lebaran Aman dan Nyaman Bersama BRI: 80% Wilayah Indonesia Dijangkau 1,2 Juta Agen BRILink
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029
-
Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun
-
Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau
-
Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam