Komunitas Berkat Yakin (KoBer) mementaskan teater kontemporer berjudul Hilang Huma(n) di Lampung, Februari 2026.
Baca 10 detik
- Komunitas Berkat Yakin (KoBer) mementaskan teater kontemporer berjudul Hilang Huma(n) di Lampung, Februari 2026.
- Pementasan ini mengkritik deforestasi dan alih fungsi lahan yang mengancam keberlanjutan hidup di Indonesia.
- Karya sutradara Ari Pahala Hutabarat ini bertujuan membangkitkan kesadaran kolektif tentang bencana ekologis nasional.
Ia berharap pementasan Hilang Huma(n) tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberi makna dan mendorong perkembangan seni budaya di Provinsi Lampung.
“Saya berharap pentas ini membawa makna serta perkembangan terhadap seni dan budaya di Provinsi Lampung,” pungkasnya.
Melalui Hilang Huma(n), KoBer mengingatkan bahwa di tengah hiruk-pikuk pembangunan, ada huma, tanah, ladang, ruang hidup yang perlahan hilang. Dan mungkin, bersama itu, kemanusiaan kita pun ikut terkikis.
Penulis: Mohamad Shabir Al Fikri, Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang
Tag
Berita Terkait
-
7 Fakta Kebakaran Hebat di Pabrik Singkong Lampung Tengah yang Viral di Medsos
-
7 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Mayat Pria dengan Kepala Terbungkus Plastik di Bandar Lampung
-
Resmi! Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027, Ini Daftar Cabornya
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Tarif Tol Lampung Terbaru 2026 Lengkap Semua Gerbang Bakauheni-Terbanggi Besar
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sambil Pasang CCTV, Pria di Tulang Bawang Kuras Saldo M-Banking Pelanggan
-
BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai
-
Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral