Tasmalinda
Minggu, 11 Januari 2026 | 22:19 WIB
Ilustrasi undian berhadiah. Cek Fakta mengenai undian BRI (Pexels/Uriel Mont)
Baca 10 detik
  • Terdapat tautan pinjaman online BRI hingga Rp500 juta tanpa jaminan yang beredar di media sosial, namun dipastikan sebagai hoaks.
  • Verifikasi menunjukkan tautan tersebut bukan berasal dari domain resmi BRI (.co.id) dan berpotensi digunakan untuk penipuan data (phishing).
  • BRI menyalurkan pinjaman resmi hanya melalui aplikasi resmi atau kantor cabang, bukan melalui tautan viral di media sosial.

SuaraLampung.id - Informasi mengenai pinjaman online dengan jumlah besar sering jadi incaran netizen, terutama di kala kebutuhan ekonomi meningkat. Namun belakangan ini beredar tautan pendaftaran pinjaman BRI sampai Rp500 juta yang diklaim berasal dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Tautan itu tampak seperti formulir resmi dan disebut bisa langsung dipakai untuk mendapat pinjaman besar.

Beredar di media sosial, video yang mengklaim Bank Rakyat Indonesia (BRI) secara resmi mengeluarkan pinjaman berbasis online pada 8 Januari 2026. Klaim menyebutkan pinjaman yang diberikan minimal sebesar Rp5 juta sampai dengan Rp500 juta tanpa jaminan, agunan dan survei. ADVERTISEMENT Video tersebut disebarkan oleh akun TikTok “m_rizki_budiman” (arsip) pada Kamis (8/1/2026). Unggahan video tersebut memperlihatkan suasana antrian masyarakat di depan bank.

Unggahan ini ramai dibagikan di platform seperti Facebook, WhatsApp, dan TikTok, banyak pengguna yang penasaran dan ingin mendaftar.

Tetapi sebelum Anda mengeklik atau mengisi data penting, cek dulu fakta sesungguhnya, karena klaim ini ternyata penipuan / hoaks.

cek fakta link undian BRI

Unggahan viral tersebut menggambarkan:

  1. Tautan pendaftaran pinjaman dengan limit sampai Rp500 juta,
  2. Ditulis seakan berasal dari BRI resmi, lengkap dengan logo dan tata letak mirip situs bank,
  3. Menjanjikan proses cepat dan mudah tanpa syarat rumit.
  4. Narasi seperti ini dibuat sedemikian rupa agar terlihat “resmi” dan menggiurkan bagi calon peminjam.

Hasil Penelusuran Fakta
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo melakukan verifikasi dan menemukan hal-hal berikut:

1. BRI tidak pernah mengeluarkan tautan pendaftaran pinjaman resmi seperti yang beredar.
2. Situs resmi BRI memiliki domain .co.id dan semua informasi pinjaman jelas tercantum di laman resmi serta melalui kantor atau aplikasi resmi saja.
3. Tautan yang tersebar bukan berasal dari domain atau kanal resmi BRI — melainkan domain pihak ketiga yang tidak memiliki afiliasi dengan bank.
4. Banyak tautan semacam ini dibuat untuk phishing atau penipuan data — yang meminta informasi penting seperti nomor KTP, data keuangan, atau akses personal lainnya.
5. Program pinjaman bank besar seperti BRI bukan melalui tautan viral di media sosial, melainkan melalui aplikasi resmi atau kantor cabang terdaftar sesuai ketentuan dan syarat perbankan.

Karena itu, klaim bahwa tautan tersebut merupakan pendaftaran pinjaman resmi dari BRI tidak benar dan sangat berbahaya jika diikuti.

Baca Juga: Cek Fakta: Hoaks! Tautan Pendaftaran Bantuan PKH 2026 Rp900 Ribu dari Kemensos, Ini Bahayanya

Kesimpulan: Hoaks / Penipuan

Tautan pinjaman BRI hingga Rp500 juta yang beredar di media sosial adalah HOAKS dan termasuk penipuan.
Informasi itu tidak berasal dari situs resmi BRI dan berpotensi digunakan untuk mencuri data pribadi, bukan memberikan pinjaman nyata.

Bahaya Mengikuti Tautan Penipuan Ini
Mengklik atau mengisi data pada tautan semacam ini dapat berpotensi:

  1. Membocorkan data pribadi dan finansial Anda.
  2. Disalahgunakan untuk tindakan penipuan atau pencurian identitas.
  3. Mengarahkan ke situs berbahaya atau malware.
  4. Bank besar seperti BRI tidak pernah memberikan pinjaman melalui tautan media sosial tanpa proses verifikasi dan tanpa melalui aplikasi resmi / kantor cabang.

Tips Cek Fakta & Hindari Penipuan Online
Supaya tidak menjadi korban hoaks atau penipuan:

  1. Pastikan domain situs resmi bank berakhiran .co.id dan berasal dari kanal resmi yang terverifikasi.
  2. Gunakan aplikasi resmi bank atau kunjungi kantor cabang untuk layanan pinjaman.
  3. Jangan membagikan data pribadi atau finansial melalui tautan yang tidak jelas sumbernya.
  4. Waspadai tawaran pinjaman besar yang tampak “instan” melalui link tersebar di media sosial.
    Dengan langkah sederhana ini, Anda dapat tetap aman dan tidak ikut menyebarkan informasi penipuan.

Load More