- Penyidik Kejati Lampung memeriksa Anggota DPR RI Zulkifli Anwar terkait pengembangan kasus korupsi SPAM Pesawaran.
- Dugaan penyimpangan proyek SPAM senilai Rp8,2 miliar tahun 2022 berpotensi rugikan negara melebihi Rp7 miliar.
- Penyidik telah menyita aset mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona senilai total sekitar Rp45,27 miliar.
SuaraLampung.id - Kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Pesawaran, Lampung terus bergulir dengan perkembangan signifikan. Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memperluas penyidikan, memeriksa tokoh penting, serta melakukan penyitaan aset besar. Ini rangkuman 5 fakta terbaru yang perlu diketahui:
1. Anggota DPR RI Zulkifli Anwar Diperiksa oleh Penyidik Kejati Lampung
Pada Rabu (7/1/2026), Pidsus Kejati Lampung memeriksa Anggota DPR RI Zulkifli Anwar sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus SPAM Pesawaran. Zulkifli Anwar adalah ayah dari mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini sejak 27 Oktober 2025 lalu.
Pemeriksaan ini dibenarkan oleh Kasi Penkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan.
2. Zulkifli Anwar Akui Diperiksa Soal Proyek SPAM, Namun Sangkal Detail Pertanyaan
Setelah sekitar lima jam menjalani pemeriksaan, Zulkifli Anwar mengaku datang untuk memenuhi panggilan kedua kalinya. Ia menjelaskan sudah menjawab puluhan pertanyaan, namun menampik bahwa pertanyaan spesifik terkait dana SPAM yang menjadi fokus penyidik. Pernyataan ini disampaikannya saat meninggalkan Gedung Kejati Lampung.
3. Kasus SPAM Pesawaran Bermula dari Dugaan Penyimpangan Proyek Senilai Rp8,2 Miliar
Kasus ini berakar dari proyek SPAM tahun anggaran 2022 dengan nilai kontrak Rp8,2 miliar. Penyidik menemukan adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek sehingga diduga menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp7 miliar, menurut pengakuan pihak Kejati dalam fase awal penyidikan.
4. Penyidik Sita Aset Senilai Puluhan Miliar Milik Tersangka
Dalam rangka penanganan perkara, tim pidsus Kejati Lampung melakukan penyitaan aset mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Aset yang disita meliputi:
- Kendaraan roda empat dan dua,
- Uang tunai dalam rupiah dan mata uang asing,
- Tanah dan bangunan (dengan modus nominee),
- Puluhan tas bermerek mahal.
Total nilai aset yang diamankan diperkirakan mencapai Rp45,27 miliar—jauh di atas nilai kontrak proyek SPAM.
5. Tekanan Publik dan Penanganan Penyidikan Terus Berlanjut
Kasus ini memicu respons publik di Pesawaran, termasuk desakan agar proses penegakan hukum dipercepat dan tersangka segera ditetapkan. Media lokal melaporkan adanya bunga papan yang dikirim ke kantor Kejati Lampung sebagai bentuk dukungan terhadap penyelidikan.
Seiring itu, penyidik juga mengembangkan penyidikan ke dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait aset-aset yang disita dari pihak tersangka dan orang terdekatnya—termasuk pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pihak lainnya.
Berita Terkait
-
Harta Dendi Ramadhona: Lonjakan Kekayaan Mantan Bupati Pesawaran yang Berujung Jerat Korupsi
-
Nilai Proyek SPAM Rp8 Miliar yang Dikorupsi Rp 7 Miliar, Dendi Ramadhona Dijebloskan ke Penjara
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Pinggir Sungai PTPN VII Waybrulu, Polisi Buru Petunjuk
-
Kejati Lampung Amankan Rp11,14 Miliar dari Korupsi Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang
-
Kejati Lampung Tangkap DPO Korupsi Dana BUMDes di Pesawaran, Kerugian Negara Miliaran
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Kejagung Tetapkan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Lahan Batu Bara
-
7 Promo Tambah Daya PLN untuk Rumah Tangga dan UMKM, Diskon 50% Awal 2026
-
5 Fakta Terbaru Kasus SPAM Pesawaran: Pemeriksaan Anggota DPR sampai Sita Aset Miliaran
-
Pantai Tanjung Setia untuk Berburu Ombak Kelas Dunia di Pesisir Barat Lampung
-
5 Kedai Kopi Lokal Terbaik di Bandar Lampung untuk Menikmati Juara Kopi Lampung