- Kecelakaan menimpa minibus di Jalan Pagar Alam, Bandar Lampung, pada Minggu dini hari, menewaskan seorang polisi.
- Pengemudi yang meninggal teridentifikasi sebagai Bripda Helmi Apriansyah (22), sementara tiga penumpang lain luka-luka.
- Diduga kecepatan tinggi menyebabkan minibus kehilangan kendali, menabrak tiang listrik, lalu merusak bangunan cuci mobil.
SuaraLampung.id - Kecelakaan tragis yang menewaskan seorang anggota polisi di Bandar Lampung menjadi sorotan publik. Sebuah minibus dilaporkan menabrak tiang listrik hingga keluar jalur dan merusak bangunan warga. Berikut artikel berita listikel yang merangkum fakta-fakta penting dari peristiwa tersebut:
6 Fakta Kecelakaan Anggota Polisi Tewas di Bandar Lampung
1. Kecelakaan Terjadi Dini Hari
Peristiwa kecelakaan terjadi pada Minggu dini hari di Jalan Pagar Alam, Bandar Lampung. Kondisi jalan saat itu relatif lengang, namun minibus yang melaju justru kehilangan kendali dan menabrak tiang listrik di pinggir jalan.
2. Korban Merupakan Anggota Polisi Aktif
Pengemudi minibus diketahui adalah Bripda Helmi Apriansyah (22), anggota kepolisian yang bertugas di wilayah Bandar Lampung. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras.
3. Mobil Menabrak Tiang Listrik hingga Terpental
Usai menghantam tiang listrik, minibus tidak berhenti di badan jalan. Kendaraan justru terpental masuk ke area usaha cuci mobil, menyebabkan kerusakan pada bangunan joglo dan fasilitas di sekitarnya.
4. Tiga Penumpang Mengalami Luka
Selain korban meninggal, terdapat tiga penumpang lain di dalam minibus. Dua di antaranya perempuan dan satu anggota polisi. Ketiganya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
5. Kecepatan Tinggi Diduga Jadi Penyebab
Menurut keterangan Polresta Bandar Lampung, kecelakaan diduga terjadi karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali sebelum menabrak tiang listrik.
6. Kendaraan Diamankan untuk Penyelidikan
Minibus yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga korban dan institusi kepolisian. Kecelakaan tersebut juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama pada jam-jam rawan saat kondisi jalan tampak lengang.
Baca Juga: 3 Rumah Makan Seruit Paling Nampol di Bandar Lampung untuk Pecinta Pedas
Berita Terkait
-
3 Rumah Makan Seruit Paling Nampol di Bandar Lampung untuk Pecinta Pedas
-
3 Lokasi Pemandian Air Panas di Kaki Gunung Rajabasa untuk Wisata Relaksasi di Lampung
-
7 Air Terjun Tertinggi dan Paling Megah di Lampung untuk Liburan Petualangan
-
Mulai Rp200 Ribuan untuk Sewa Mobil Liburan di Lampung, Solusi Transportasi Hemat bagi Wisatawan
-
7 Hal Penting untuk Berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas bagi Wisatawan
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
BRI Perkuat Struktur Pendanaan, Cost of Fund Turun dan Laba Bersih Tumbuh 13,7 Persen
-
3 Kali Bobol Puskesmas Rajabasa Indah, Pemuda 18 Tahun Diringkus Polisi
-
Skenario Dibegal Berujung Bui: Suami di Bandar Lampung Jual Motor Diam-diam demi Bayar Utang
-
Kopdes Merah Putih di Kaki Gunung Tanggamus Viral, Ini Kata Kodam dan Kades
-
Horor di Surga Selancar: Turis Kanada Dilecehkan, Citra Wisata Pesisir Barat Dipertaruhkan