- Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur adalah kawasan konservasi hutan dataran rendah tertua di Indonesia.
- Daya tarik utama adalah Pusat Konservasi Gajah Sumatera untuk perawatan, pelatihan, dan edukasi satwa dilindungi.
- Waktu ideal kunjungan adalah musim kemarau (Mei–September) dengan mengikuti aturan ketat demi keselamatan dan konservasi.
SuaraLampung.id - Jika Anda ingin merasakan pengalaman wisata alam sekaligus belajar konservasi satwa liar, Taman Nasional Way Kambas adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Berlokasi di Lampung Timur, kawasan konservasi ini dikenal sebagai habitat gajah Sumatera, badak, hingga berbagai jenis burung endemik. Berikut panduan lengkap berkunjung ke Way Kambas agar perjalanan aman, nyaman, dan berkesan.
1. Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu kawasan konservasi tertua di Indonesia. Kawasan ini memiliki ekosistem hutan dataran rendah yang luas dan menjadi rumah bagi satwa-satwa dilindungi. Daya tarik utamanya adalah Pusat Konservasi Gajah (PKG), tempat pelatihan dan perawatan gajah Sumatera hasil penangkaran dan penyelamatan.
2. Way Kambas berada di Lampung Timur, sekitar 2–3 jam perjalanan darat dari Bandar Lampung. Akses menuju kawasan taman nasional relatif mudah melalui jalur darat, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun sewa mobil. Kondisi jalan umumnya baik, meski di beberapa titik mendekati kawasan hutan perlu kehati-hatian.
3. Aktivitas yang paling diminati wisatawan adalah mengunjungi Pusat Konservasi Gajah. Di sini, pengunjung dapat melihat gajah dari jarak aman, mengikuti edukasi konservasi, serta menyaksikan aktivitas perawatan gajah. Selain itu, Way Kambas juga dikenal sebagai lokasi pengamatan burung dan wisata alam bagi pencinta fotografi satwa liar.
4. Waktu terbaik mengunjungi Way Kambas adalah musim kemarau (sekitar Mei–September). Cuaca cenderung cerah dan jalur jelajah lebih mudah dilalui. Datang pada pagi hari disarankan karena aktivitas satwa relatif lebih aktif dan suhu masih sejuk.
5. Harga tiket masuk Way Kambas relatif terjangkau dan dapat berubah sesuai kebijakan pengelola. Pengunjung diwajibkan:
- Mengikuti jalur yang telah ditentukan
- Tidak memberi makan satwa
- Tidak membuang sampah sembarangan
- Mematuhi arahan petugas taman nasional
Aturan ini penting untuk menjaga keselamatan pengunjung sekaligus kelestarian satwa.
7. Tips Penting bagi Pengunjung
- Gunakan pakaian nyaman dan tertutup
- Bawa topi, sunblock, dan air minum
- Siapkan kamera atau ponsel dengan baterai penuh
- Ikuti arahan pemandu atau petugas
- Hindari berkunjung saat cuaca ekstrem dan selalu perhatikan rambu keselamatan.
Way Kambas bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga pusat edukasi konservasi. Kunjungan wisatawan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan satwa liar, khususnya gajah Sumatera yang populasinya terus terancam.
Dengan persiapan yang tepat, berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas bisa menjadi pengalaman wisata alam yang edukatif dan bermakna. Alamnya masih terjaga, satwanya dilindungi, dan nilai pembelajaran yang ditawarkan membuat destinasi ini cocok untuk keluarga, pelajar, maupun pencinta alam.
Baca Juga: 7 Villa & Resort Sultan di Pesisir Lampung untuk Liburan Mewah dengan Nuansa Private Beach
Berita Terkait
-
7 Villa & Resort Sultan di Pesisir Lampung untuk Liburan Mewah dengan Nuansa Private Beach
-
Liburan 4 Hari 3 Malam di Pesisir Barat Lampung, Pantainya Masih Sepi & Alami
-
Pantai Mutun & Pulau Tangkil, Liburan Pantai Cuma 30 Menit dari Bandar Lampung
-
Pulau Pisang di Pesisir Barat, Destinasi Sunyi dengan Ombak Favorit Peselancar
-
7 Pantai di Pesisir Barat Lampung yang Relatif Sepi dan Terasa Lebih Privat
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cara Menghitung Bunga Tunggal Tabungan Bank dengan Rumus dan Contoh Soal
-
Kenapa Tol Terpeka Ditutup? Hutama Karya Sebut Ada Kepentingan Pertahanan Negara
-
7 Fakta Pemerasan Berkedok Wartawan di Tulang Bawang, Korban Diancam Sebar Foto Pribadi
-
Noodle Fair Alfamart Februari 2026: Mie Instan Favorit Promo Besar, Ada Beli 1 Gratis 1
-
7 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Mayat Pria dengan Kepala Terbungkus Plastik di Bandar Lampung