- Seorang pemuda asal Jambi hilang setelah terjun dari kapal penumpang di perairan Lampung, terekam CCTV.
- Pencarian darurat awak kapal gagal karena arus deras dan gelombang tinggi; SAR mengambil alih operasi.
- Otoritas mengimbau penumpang tidak melakukan tindakan impulsif; tim SAR masih menyisir lokasi kejadian.
SuaraLampung.id - Suasana di atas kapal penumpang yang melintas di perairan Lampung mendadak berubah mencekam. Seorang pemuda asal Jambi dilaporkan hilang setelah aksinya terekam CCTV kapal. Video itu menunjukkan momen ketika pemuda tersebut berlari ke arah sisi kapal dan kemudian terjun ke laut tanpa alat keselamatan apa pun.
Detik-detik sebelum insiden berlangsung kini menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman CCTV, pemuda tersebut tampak berjalan mondar-mandir dengan gelisah, hingga akhirnya mengambil langkah cepat menuju pagar pembatas kapal dan meloncat. Penumpang lain yang berada di dek atas tidak menyangka tindakan drastis itu terjadi dalam hitungan detik.
Begitu tubuhnya menyentuh permukaan air, arus laut yang deras langsung menyeretnya menjauh dari kapal. Awak kapal sempat mencoba melakukan pencarian darurat, namun kondisi gelombang tinggi membuat upaya pertolongan tidak membuahkan hasil. Korban kemudian dinyatakan hilang dan proses pencarian dilimpahkan kepada unsur SAR.
Kabar ini langsung memantik kepedihan keluarga dan kerabat korban di Jambi. Mereka berharap pemuda tersebut segera ditemukan dalam keadaan apa pun, karena ketidakpastian justru menjadi beban paling berat. Sementara itu, warganet di berbagai platform ikut membagikan informasi pencarian, berharap ada saksi yang mungkin melihat korban di sekitar lokasi laut.
Tragedi ini menjadi peringatan keras betapa laut bukan ruang tanpa risiko. Arus di perairan Lampung terkenal kuat dan dapat membahayakan siapa pun yang terjun tanpa persiapan. Otoritas laut mengimbau masyarakat, khususnya para penumpang kapal, agar tidak melakukan tindakan impulsif yang membahayakan nyawa. Awak kapal juga diminta meningkatkan patroli pengawasan di area geladak terbuka.
Sampai berita ini ditulis, tim SAR masih melakukan penyisiran di titik lokasi hilangnya korban menggunakan kapal cepat dan drone pengawasan. Tim gabungan berharap hasil pencarian hari ini mampu mengungkap nasib pemuda tersebut.
Keluarga korban, masyarakat Jambi, hingga netizen di seluruh Indonesia kini hanya bisa berharap kabar apa pun datang secepatnya, termasuk kemungkinan munculnya tanda-tanda keberadaan korban di area pesisir. Pencarian belum dihentikan, namun waktu berjalan dan laut terus bergerak.
Berita Terkait
-
Tragis! Bayi Dibuang di Dekat Kandang Sapi di Lampung Utara, Ari-Ari Masih Menempel
-
Siap Hadapi Nataru, BPJN Lampung Siagakan Alat Berat
-
Lampung Dapat Pujian BGN dalam Program MBG
-
Nusantara Lampung FC Siap Menggebrak di Grup Neraka Liga Nusantara 2025/2026
-
Angin Kencang Terjang Lampung: Ratusan Rumah Rusak, Warga Diminta Waspada
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu