-
BSI membuka lowongan Kepala Departemen Pusat Keamanan TI
-
Posisi ini memimpin strategi keamanan dan kepatuhan regulasi
-
Pendaftaran dibuka hingga 10 Oktober 2025
SuaraLampung.id - Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai salah satu pilar utama perbankan syariah di Indonesia, membuka kesempatan bagi para profesional keamanan teknologi informasi (TI) yang visioner dan berpengalaman.
BSI sedang mencari Kepala Departemen Pusat Keamanan TI yang akan memimpin upaya strategis dalam melindungi data nasabah dan aset digital di tengah lanskap ancaman siber yang terus berkembang.
Posisi kunci ini dirancang untuk seorang pemimpin yang mampu merancang dan mengimplementasikan strategi keamanan informasi yang kokoh.
Calon pemimpin akan memastikan BSI tidak hanya mematuhi regulasi perbankan Indonesia yang ketat, tetapi juga membangun benteng pertahanan siber yang mutakhir.
Tanggung Jawab Utama
Kepala Departemen Pusat Keamanan TI akan memiliki peran sentral dalam:
- Pembentukan Kebijakan: Merancang, menerapkan, dan secara berkala mengevaluasi kebijakan serta prosedur keamanan informasi yang selaras dengan standar industri global (ISO 27001, NIST, PCI DSS) dan regulasi OJK/BI.
- Kepemimpinan Tim: Memimpin tim Keamanan TI lintas fungsi, mencakup Tata Kelola, Risiko & Kepatuhan (GRC), Pertahanan Siber, Pusat Operasi Keamanan (SOC), dan program Kesadaran Keamanan.
- Manajemen Risiko: Melakukan penilaian risiko keamanan TI secara proaktif dan mengembangkan rencana mitigasi yang efektif.
- Perlindungan Infrastruktur: Memastikan keamanan infrastruktur TI, aplikasi perbankan, dan data nasabah dengan menerapkan praktik terbaik.
- Respons Insiden: Mengembangkan dan melaksanakan rencana respons insiden, termasuk investigasi forensik digital untuk menangani potensi ancaman.
- Kolaborasi Regulator: Berkolaborasi erat dengan regulator seperti OJK, BI, dan LPS, serta auditor internal maupun eksternal.
- Peta Jalan Keamanan: Merumuskan peta jalan keamanan TI jangka pendek dan panjang yang mendukung strategi bisnis bank.
- Edukasi Keamanan: Memberikan pelatihan dan meningkatkan kesadaran keamanan di seluruh tingkatan organisasi.
Kualifikasi yang Dicari
BSI mencari kandidat dengan kualifikasi sebagai berikut:
- Pendidikan minimal Sarjana di bidang terkait TI (Magister merupakan nilai tambah).
- Pengalaman minimal 5 tahun sebagai Kepala/Kepala Departemen/Manajer Keamanan TI.
- Pengalaman di industri perbankan atau jasa keuangan Indonesia menjadi nilai tambah signifikan.
- Pemahaman mendalam tentang peraturan perbankan Indonesia terkait keamanan informasi (OJK, BI, LPS, PPATK).
- Penguasaan kerangka kerja keamanan seperti ISO 27001, COBIT, NIST CSF, PCI DSS.
- Keahlian dalam teknologi keamanan terkini (SIEM, Firewall, DLP, EDR, IAM, Threat Intelligence).
- Pengalaman terbukti dalam audit keamanan, manajemen risiko, kepatuhan, dan tata kelola.
- Kemampuan kepemimpinan yang kuat untuk tim lintas fungsi serta komunikasi dan kolaborasi yang efektif.
Komitmen BSI terhadap Kesejahteraan Karyawan
Baca Juga: BTN Buka Lowongan Kerja Posisi IT QA Department Head: Gaji Menarik
BSI menawarkan paket tunjangan dan manfaat yang komprehensif, mencerminkan komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan, termasuk: asuransi kesehatan & kedokteran, bonus kinerja.
Lalu ada asuransi jiwa, pelatihan & pengembangan profesional, cuti hamil & ayah, tunjangan transportasi, program manfaat pensiun, libur berbayar, dan dukungan gadget.
Ini adalah kesempatan emas bagi para ahli keamanan TI yang ingin berkontribusi pada salah satu bank syariah terbesar di Indonesia dan membentuk masa depan keamanan digital perbankan.
Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, kunjungi situs web karir resmi Bank Syariah Indonesia berikut ini:
Batas akhir pendaftaran adalah 10 Oktober 2025. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari tim BSI yang dinamis dan inovatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang
-
Pilih ORI030 di BRI, Investasi ORI Dijamin Negara dan Mudah Dibeli
-
Bukan Beton, Tapi Bambu: Jurus Back to Nature Amankan Jalur Liwa-Sumsel dari Longsor
-
Akhir Pelarian Penipu Tenaga Kerja di Lampung Tengah