-
DLH Bandar Lampung menyelidiki dugaan pencemaran lingkungan oleh SPPG program MBG
-
Pemkot tidak akan memberikan sanksi, hanya pembinaan dan solusi pengelolaan limbah
-
Wewenang sanksi untuk program pusat berada di pemerintah pusat
SuaraLampung.id - Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bandar Lampung diduga melakukan pencemaran lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Yusandi Ferianto mengaku telah menurunkan tim investigasi.
"Kami sudah menurunkan tim siang ini guna melihat apakah dugaan pencemaran lingkungan tersebut benar atau tidak," tegas Yusandi, Jumat (3/10/2025).
Yusandi menyebut bahwa tim hanya akan melihat dan memastikan apakah pengelolaan limbah lingkungan di area tersebut telah memenuhi standar. Jika tidak, mereka hanya akan memberikan masukan dan pembinaan.
"Program Makan Bergizi Gratis ini kan program pemerintah pusat, kita harus mendukungnya," kata Yusandi.
Ia menambahkan, jika ada ketidaksesuaian prosedur pengelolaan limbah, DLH akan memberikan masukan dan rekomendasi untuk sistem pengelolaan yang lebih baik.
"Tidak ada sanksinya, namun kami lebih kepada pembinaan dan pemberian solusi agar pengelolaan limbah dapat dilakukan dengan baik dan tidak mencemari lingkungan," ujarnya sembari berdalih wewenang sanksi ada di pusat.
Yusandi berharap seluruh SPPG di Bandar Lampung dapat memperhatikan pengelolaan limbahnya, agar tidak hanya kualitas makanan yang baik, tetapi juga lingkungan sekitar.
"Tentunya kami harap program MBG di Kota Bandarlampung dapat berjalan dengan maksimal dan tidak ada keluhan masyarakat lagi," pungkasnya. (ANTARA)
Baca Juga: Pemkot Bandar Lampung Ngebut Rehab Jembatan Kali Balau
Berita Terkait
-
Pemkot Bandar Lampung Ngebut Rehab Jembatan Kali Balau
-
Hati-Hati Langgar HAM Napi Rutan Bandar Lampung Tak Kunjung Bebas Meski Masa Hukuman Usai
-
Cegah Keracunan MBG, SPPG di Bandar Lampung Wajib Kantongi SLHS
-
12 Koperasi Merah Putih Beroperasi di Bandar Lampung: Jual Sembako Murah Hingga Jasa Ekspedisi
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
BRI di Era Danantara: Dividen Cetak Rekor, KUR Tembus Rp84,36 Triliun
-
Ketika Oknum TNI dan Polri Kompak Selundupkan 5 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni
-
Perkuat Budaya Integritas, BRI Optimalkan Whistleblowing System dan Anti-Fraud
-
Aksi Kilat Tekab 308 Temukan Mobil Paket yang Dicuri di Lampung Tengah
-
Fasilitas Mewah Harga Kaki Lima! KA Rajabasa Kini Pakai Kursi Premium, Tarif Tetap Rp32 Ribu