SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menghibahkan lahan seluas 50 hektare bagi Politeknik Negeri Lampung (Polinela) yang terletak di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.
"Kami memang berencana akan kembali mengaktifkan lahan yang ada di Kota Baru Kabupaten Lampung Selatan. Dan di sana telah disediakan lahan bagi universitas-universitas," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Selasa (22/7/2025).
Ia mengatakan di lokasi tersebut telah disediakan lahan untuk membentuk satu komplek khusus pendidikan. Dan komplek itu akan mengawali pembangunan kembali pusat pemerintahan di sana, serta untuk membangun ekosistem kota yang hidup.
"Polinela diharapkan bisa mengawali pembangunan di sana tahun ini, sebab tanahnya seluas 50 hektare sudah ada. Tahun depan pemerintah daerah akan secara bertahap membangun infrastruktur penunjang lainnya," kata Mirza.
Tanggapan tambahan akan adanya pemberian hibah lahan untuk membangun gedung bagi Polinela dikatakan oleh Direktur Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si.
"Polinela saat ini dengan luas lahan seluas 35 hektare, tentu sangatlah terbatas. Sebab telah mengalami peningkatan jumlah program studi menjadi 36. Serta jumlah mahasiswa sudah 6.662 orang dan jumlah dosen pun meningkat," ujar Sarono.
Ia mengatakan pihaknya bersyukur atas adanya hibah lahan seluas 50 hektare oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Pihaknya bisa memperluas fasilitas sesuai dengan perkembangan program pendidikan serta jumlah mahasiswa.
"Dengan adanya hibah lahan seluas 50 hektare ini, maka Polinela menjadi politeknik dengan luas lahan terluas se-Indonesia. Dan kami akan terus menunjang kebutuhan pemerintah dengan melakukan pengembangan inovasi serta sumber daya manusia," tambahnya. (ANTARA)
Baca Juga: Otak Korupsi Bank BUMN di Pringsewu Terungkap: Kuras Dana Nasabah Rp 17,9 Miliar dengan Akun Palsu
Berita Terkait
-
Otak Korupsi Bank BUMN di Pringsewu Terungkap: Kuras Dana Nasabah Rp 17,9 Miliar dengan Akun Palsu
-
Juli Panen Rezeki! Bulog Lampung Salurkan 14.659 Ton Beras Bantuan Pangan
-
Kopdes Way Urang Jadi Percontohan, Apa Saja Keunggulannya?
-
Lampung Provinsi Tercepat Bentuk Koperasi Desa Merah Putih Se-Indonesia
-
Kepala Balita Terjepit Kaleng Biskuit, Ini Cara Damkar Bandar Lampung Melepasnya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas