SuaraLampung.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang mengimbau masyarakat dan pelaku usaha berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan PT KAI, khususnya terkait dengan pengadaan barang dan jasa.
"Seluruh proses pengadaan barang dan jasa PT KAI dilakukan secara terbuka, transparan dan hanya melalui kanal resmi perusahaan, tanpa pungutan biaya apa pun," kata Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari, Jumat (11/7/2025).
Ia menegaskan KAI Tanjungkarang tidak pernah meminta biaya atau menjanjikan proyek kepada pihak mana pun tanpa melalui mekanisme resmi.
"Masyarakat atau pelaku usaha kami harap waspada dan tidak mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan KAI,” ujarnya.
KAI Divre IV Tanjungkarang mengajak para pelaku usaha untuk bergabung sebagai vendor dalam sistem pengadaan barang dan jasa melalui platform daring Rail Procurement In Digital (RAPID).
"Sistem ini dirancang untuk meningkatkan transparansi, efisiensi dan kemudahan akses bagi perusahaan maupun perorangan yang ingin berpartisipasi dalam proses pengadaan di lingkungan PT KAI," kata dia.
Ia mengatakan adapun langkah-langkah pendaftaran vendor di RAPID, yakni:
- mengakses situs RAPID dengan mengunjung portal resmi di https://rapid.kai.id
- membuat akun dengan mendaftarkan diri dengan mengisi data yang diminta untuk mendapatkan akses ke sistem.
- Kemudian calon vendor harus menyiapkan dokumen sesuai dengan kategori usahanya, seperti salinan akta pendirian dan perubahan terakhir, nomor induk berusaha (NIB) Berbasis Risiko, nomor pokok wajib pajak (NPWP), laporan keuangan tahun terakhir yang telah diaudit oleh akuntan publik dan dokumen legalitas lainnya.
"Untuk Perorangan calon vendor wajib melampirkan KTP, NPWP, dan dokumen pendukung lainnya," kata dia.
Zaki menjelaskan setelah semua dokumen diunggah, pihaknya akan melakukan proses verifikasi dan apabila memenuhi syarat, vendor akan mendapatkan persetujuan untuk mengikuti pengadaan barang dan jasa di lingkungan PT KAI.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2025: KAI Tanjungkarang Catat Lonjakan Penumpang 20 Persen
"Dengan terdaftar dalam sistem RAPID, vendor dapat memperoleh informasi terkini mengenai pelelangan barang dan jasa di lingkungan PT KAI. Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi digital PT KAI dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan," kata dia.
Dia pun meminta masyarakat atau mitra usaha menerima informasi mencurigakan yang mengatasnamakan PT KAI, segera laporkan melalui Contact Center 121 atau Kantor KAI terdekat.
"KAI tidak bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan akibat transaksi dengan pihak yang tidak sah,” kata dia. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Arus Balik Lebaran 2025: KAI Tanjungkarang Catat Lonjakan Penumpang 20 Persen
-
22 Titik Rawan Bencana di Jalur Kereta, KAI Tanjungkarang Lakukan Ini
-
Bongkar Temuan BPK! DPRD Lampung Soroti Gagal Bayar & Defisit APBD 2022-2024
-
BRI Gandeng KAI, Hadirkan Solusi Pembayaran Digital QRIS di Resto on Train
-
KAI Divre IV Tanjungkarang Tutup 21 Perlintasan Liar Selama 2024, Simak Lokasinya
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung
-
Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton
-
Geger di Kupang Teba! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit: Tubuh Terikat Tambang, Kepala Penuh Luka