SuaraLampung.id - Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Yanuar Irawan mengatakan pelaksanaan tes kemampuan akademik bagi siswa di lingkup lokal, penting sebagai sarana evaluasi pelaksanaan pendidikan.
"Untuk mendukung pelaksanaan evaluasi berkala terhadap peserta didik di Lampung, sekaligus memastikan kualitas pendidikan, paling tidak bisa dilakukan tes kemampuan akademik seperti kemarin, tapi di tingkat lokal dahulu," ujar Yanuar Irawan, Rabu (2/7/2025).
Ia menjelaskan dengan melakukan tes kemampuan akademik, dapat membantu dalam mengevaluasi sekolah-sekolah yang memerlukan bantuan dalam peningkatan kualitas.
"Sebab kalau kita ingin menentukan sekolah unggulan, ataupun memetakan sekolah mana yang banyak murid berprestasi, melalui tes ini bisa jadi indikator penilaian. Bahkan tes kemampuan akademik siswa ini bisa juga menjadi seleksi jalur prestasi masuk ke SMA unggul di Lampung," katanya.
Selain itu kata Yanuar, dengan adanya tes kemampuan akademik yang dilaksanakan secara berkesinambungan, juga dapat mendeteksi penyebab penurunan kualitas pendidikan peserta didik, agar dapat dilakukan intervensi sesuai permasalahan yang ada.
"Memang penyebab penurunan kualitas pendidikan peserta didik ini banyak variabelnya. Bisa dari metode pembelajaran sekarang ini banyak anak-anak fokus pada gawai, sehingga metode pembelajaran banyak yang tidak diserap oleh siswa. Dengan melihat kualitas pendidikan di Lampung, maka perlu sebuah cara untuk mendeteksi ini agar bisa dicari solusinya dengan tepat," ucap dia.
Menurut Yanuar, melalui tes kemampuan akademik juga dapat menjadi indikator untuk melakukan evaluasi agar ke depan siswa bisa meningkatkan kualitasnya. Sehingga mampu bersaing saat memasuki perguruan tinggi.
"Oleh karena itu sektor pendidikan ini tetap menjadi pembahasan komprehensif. Sebab memang memerlukan intervensi melalui tes berkala agar jumlah siswa yang terserap di perguruan tinggi meningkat, dan mereka dapat bersaing dengan kualitas yang baik," tambahnya.
Sebelumnya berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dari total 3.863 peserta tes kemampuan akademik (TKA) yang dilaksanakan oleh siswa sekolah menengah pertama (SMP) untuk naik ke jenjang sekolah menengah atas (SMA) hanya 10,34 persen yang mendapatkan skor di atas 50, dan 89,66 persen siswa memperoleh nilai di bawah ambang batas. (ANTARA)
Baca Juga: Skandal Bank BUMN di Pringsewu: Rp17 Miliar Dana Nasabah Raib, Mobil & Aset Disita
Berita Terkait
-
Skandal Bank BUMN di Pringsewu: Rp17 Miliar Dana Nasabah Raib, Mobil & Aset Disita
-
Lampung Gas Pol Program 3 Juta Rumah, Ini Progresnya
-
4 Kg Ganja Diamankan di Tol Lampung: Terungkap Modus Penyelundupan dalam Bus
-
Inflasi Lampung Tinggi di Juni 2025, Ini Penyebabnya
-
Bocah 10 Tahun Jadi Korban Perampasan Motor di Bandar Lampung, Terseret Saat Melawan dan Luka-luka!
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
SPPG di Tanggamus Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran
-
Siap-Siap Macet! Cek Rute Rekayasa Lalin di PKOR Way Halim Sabtu Sore Ini
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!