SuaraLampung.id - Sebuah insiden yang melibatkan warga negara asing (WNA) terjadi di seputaran Pasar Gudang Lelang, Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung, pada Sabtu (10/11).
WNA yang diketahui bernama Anthony, asal Australia, diduga dalam keadaan mabuk saat mengemudi dan menyerempet sebuah mobil Toyota Avanza berwarna silver milik warga setempat.
Kejadian ini sempat viral di media sosial setelah video yang merekam insiden tersebut beredar luas.
Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika Anthony mengendarai mobil jenis Land Cruiser dan dengan sengaja menyerempet mobil Toyota Avanza milik warga yang sedang terparkir di dekat pasar.
Namun, bukannya berhenti untuk bertanggung jawab, pria tersebut justru melanjutkan perjalanan dan mencoba melarikan diri.
Aksi Anthony yang tak bertanggung jawab ini memicu amarah warga setempat yang langsung mengejar mobilnya.
Beruntung, tak lama setelah kejadian, anggota kepolisian dari Polsek Teluk Betung Selatan segera tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan WNA tersebut.
Polisi berhasil menghentikan mobil Anthony di sebuah jalan sempit dan membawanya ke Polsek Teluk Betung Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Polisi menjelaskan bahwa kondisi mobil yang dikendarai oleh Anthony dalam keadaan rusak, sementara mobil milik korban juga mengalami kerusakan pada bagian spion dan lecet akibat serempetan tersebut.
Baca Juga: 30 Pabrik di Lampung Ikuti Instruksi Gubernur Lampung Soal Harga Singkong
WNA Duga Mabuk, Polisi Berkoordinasi dengan Imigrasi
Menurut pengakuan warga, pada saat kejadian, WNA tersebut tampak berada dalam kondisi mabuk. Polisi pun segera berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk memeriksa status dan keberadaan Anthony yang dikabarkan tinggal di Novotel.
Meski begitu, pihak berwenang memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Korban, yang saat itu tengah terparkir, menjelaskan bahwa mobilnya tiba-tiba disenggol oleh mobil pelaku, menyebabkan spion mobilnya patah dan body mobilnya tergores.
“Tapi dia (WNA) terus melaju enggak berhenti,” ungkap korban yang merasa dirugikan akibat kejadian tersebut. Warga yang melihat kejadian itu langsung berinisiatif mengejar mobil pelaku, dan akhirnya berhasil mengadang mobil yang dikendarai Anthony di jalan buntu.
Polisi Imbau Masyarakat Tetap Tertib, Proses Hukum Berlanjut
Berita Terkait
-
30 Pabrik di Lampung Ikuti Instruksi Gubernur Lampung Soal Harga Singkong
-
3 Ruas Jalan Belum Tersambung, Ini Janji Pemprov Lampung
-
Gara-Gara Sampah, Kakak di Lampung Timur Tega Aniaya Adik Kandung
-
Perkuat Regulasi, Pemprov Lampung akan Buat Perda Tataniaga Singkong
-
Koperasi Merah Putih di Lampung Diharapkan Jadi Mesin Pendorong Ekonomi Desa
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar
-
Detik-detik Menegangkan Bhabinkamtibmas Lamteng Gagalkan Aksi Nekat Pria yang hendak Bunuh Diri
-
Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati
-
Kisah Haru Erin, Gajah Berbelalai Buntung yang Kerap 'Minder' di Way Kambas
-
Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni