SuaraLampung.id - Bhayangkara Presisi Lampung FC akan memperkenalkan jersey yang dipakai saat mengarungi Liga 1 Indonesia pada Juli 2025.
Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung, Yoga Swara mengatakan, desain jersey yang akan dipakai pemain Bhayangkara FC masih proses dan belum ada fikssasi dari manajemen.
"Meski belum fiks, namun ada permintaan dari Gubernur Lampung, nanti itu ada aksen khas Lampung seperti tapis, jadi ini nanti jadi satu-satunya tim yang menampilkan kearifan lokal," kata Yoga Swara dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Senin (5/5/2025).
Aksen tapis khas Lampung tersebut, sesuai dengan hasil kesepakatan bersama dalam MoU yang diteken Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama manajemen Bhayangkara FC beberapa waktu lalu.
"Dengan adanya aksen tapis ini, sehingga nanti bisa dikenal secara nasional, agar banyak yang mengetahui. Ini baik jersey baik home, away, dan jersey ketiga, nanti semua ada aksen daerah, dan Bhayangkara mau mengakomodir itu semua," ujar Yoga Swara.
Yoga menyebut, rencananya jersey Bhayangkara FC akan dirilis atau diluncurkan pada Juli 2025 mendatang di Bandar Lampung, dibarengi dengan peluncuran nama-nama pemain untuk musim 2025-2026.
Coaching Clinic SSB
Bhayangkara Presisi Lampung FC bersama Asprov Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Lampung, bersama ratusan anak-anak binaan sekolah sepakbola (SSB) yang dipusatkan di Stadion Pahoman Bandar Lampung, Sabtu (3/5/2025).
Acara ini dihadiri langsung oleh tiga pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia, dimana dua diantaranya merupakan pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC yakni I Putu Gede dan Sani Rizki Fauzi, serta salah satu pemain sepak bola profesional asli asal Lampung Dodi Irawan yang berhasil lolos piala dunia usia 17 tahun.
Baca Juga: Bhayangkara FC Pindah ke Lampung: Putu Gede Terpukau Sambutan Suporter
Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung, Yoga Swara mengatakan, coacing clinic tersebut, menjadi langkah awal untuk melakukan pembinaan talenta-talenta muda di Lampung, terlebih lagi dengan adanya Bhayangkara FC di Lampung.
"Dengan kehadiran pemaian Bhayangkara FC ini, tentu akan memompa semangat dan kesempatan menimba ilmu untuk anak-anak di Lampung, terutama binaan di SSB yang menjadi peserta coacing clinic ini," kata Yoga Swara.
Menurut Yoga, proses pembinaan SSB akan terus dilakukan bersama Bhayangkara FC di Lampung, sehingga diharapkan ke depan kemampuan anak-anak di Lampung akan terasah dan pembinaan lebih terarah.
"SSB ini harus terus digulirkan, karena justru dengan kehadiran Bhayangkara FC di Lampung, seharusnya ini membuat sepakbola harus lebih hidup," ujar Yoga Swara.
Dengan kehadiran Bhayangkara FC ke Lampung, Yoga menyebut, para SSB yang selama ini tidak tahu kedepannya mau ke arah seperti apa, maka Asprov PSSI Lampung membentuk wadahnya.
"Dengan demikian, mereka bisa tahu untuk pembinaan berjenjang dari dini hingga berbagai kelompok umur, ini sudah ada wadahnya yakni Bhayangkara FC yang siap memperkenalkan dan menasionalkan mereka," sebut Yoga Swara.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Pindah ke Lampung: Putu Gede Terpukau Sambutan Suporter
-
Bhayangkara FC Membina Talenta Muda Lampung
-
Lintasan Atletik di Stadion Sumpah Pemuda Dikurangi demi Bhayangkara FC
-
Bhayangkara FC Pasang Target Tinggi di Liga 1, Berencana Rekrut Pemain Timnas
-
Resmi Pindah ke Lampung, Ini Nama Baru Bhayangkara FC
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB