SuaraLampung.id - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyebutkan pendapatan dari hasil retribusi atau tiket di tempat tujuan wisata pada libur panjang Lebaran 2025 mencapai Rp3,6 miliar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan, Kurnia Oktaviani mengatakan pendapatan tersebut berdasarkan jumlah kunjungan wisatawan yang berlibur di sejumlah objek wisata di wilayah itu sejak tanggal 1 hingga 8 April 2025.
"Kami telah memantau dan memperkirakan, perputaran atau pendapatan uang dari hasil penjualan tiket di sejumlah objek wisata yang ada di Lampung Selatan, berdasarkan jumlah pengunjung yang berlibur mencapai Rp3.601.665.000," kata dia.
Kurnia menjelaskan, jumlah uang tersebut, dihasilkan dari ratusan ribu kunjungan wisatawan dari berbagi jenis objek wisata seperti pantai hingga tempat wisata Waterboom.
"Rp3,6 miliar pendapatan pariwisata terhitung dari hari raya Idul Fitri 1446 hijriah hingga H+7 Lebaran terdapat 110.823 wisatawan, jumlah kunjungan itu dikali harga tiket masuk," ucapnya.
Menurut Kurnia, jumlah itu dihasilkan dari 10 objek wisata yakni, pantai Rio By The Beach, pantai Bagus, pantai Marina, pantai M Beach, pemandian WTC, Slanik Water Park, pantai Sanggar, pantai Minang Rua, Makam Raden Intan II, dan pemandian Air Panas Natar.
Tingginya jumlah kunjungan wisatawan tersebut, Disparbud Lampung Selatan meyakini bahwa pada tahun 2026 jumlah kunjungan wisatawan akan terus meningkat.
Kurnia menekankan, bawah pihaknya akan fokus meningkatkan kualitas pengelolaan dan manajemen objek wisata dengan memberikan pelatihan serta pengembangan kapasitas bagi para pelaku usaha wisata di seluruh tempat wisata di Kabupaten Lampung Selatan.
Jumlah Wisatawan
Baca Juga: Bupati Lampung Selatan Tanggapi Aksi Protes Warga Tebar Lele di Jalan Rusak
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Kabupaten Lampung Selatan, mencatat secara total ada 110.823 wisatawan yang mengunjungi daerah tersebut selama periode libur Lebaran 2025.
"Terhitung sejak tanggal 01 April sampai dengan 08 April 2025 atau dari hari lebaran sampai H+7 lebaran sebanyak 110.823 wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi objek wisata di Lampung Selatan," kata Kurnia Oktaviani, Senin (14/4/2025).
Ia mengatakan, ratusan ribu kunjungan wisatawan itu dibagi dari berbagi jenis objek wisata seperti pantai hingga tempat wisata waterboom, namun lebih didominasi dengan wisata bahari.
"Sebanyak 110.823 orang yang mengunjungi Lampung Selatan itu tercatat pada 10 objek wisata yakni, panta Rio By The Beach, pantai Bagus, pantai Marina, pantai M Beach, pemandian WTC, Slanik Water Park, pantai Sanggar, pantai Minang Rua, Makam Raden Intan II, dan pemandian Air Panas Natar," kata dia.
Kurnia menjelaskan, dengan tingginya jumlah kunjungan wisatawan tersebut, Disparbud Lampung Selatan menyakini bahwa pada tahun 2026 jumlah kunjungan wisatawan akan terus meningkat, dengan berbagai strategi dan kegiatan tahunan.
"Kami sudah menyusun strategi untuk mengembangkan sektor pariwisata, serta akan mengadakan kegiatan rutin tahunan untuk menarik wisatawan domestik maupun internasional agar berkunjung ke Lampung Selatan," ucapnya.
Berita Terkait
-
Bupati Lampung Selatan Tanggapi Aksi Protes Warga Tebar Lele di Jalan Rusak
-
Korupsi Beras SPHP: Kejaksaan Sita Barang Bukti dari Kantor Bulog Lampung Selatan
-
Kisruh di PT San Xiong Steel: Karyawan Terlantar, Gaji Lebaran Terancam Batal
-
Ricuh di Pelabuhan BBJ, Sopir Truk Ngamuk Gara-gara Ini
-
Ponsel Pemudik Dirampas di Jalinsum Lampung Selatan, Modusnya Bikin Geram
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Di WEF Davos 2026, BRI Dorong UMKM Jadi Agenda Utama Keuangan Dunia
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif