"Sejumlah personel telah disebar ke berbagai titik strategis, khususnya destinasi wisata unggulan di Lampung, seperti Pantai Mutun, Pahawang, dan kawasan wisata di Kabupaten Pesawaran serta Lampung Selatan," kata dia.
Dia juga mengatakan selain pengamanan destinasi wisata dan arus balik, Polda Lampung juga tetap menyiagakan personel untuk tanggap darurat terhadap potensi bencana alam.
"Hal ini mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat dan longsor di beberapa wilayah, kepolisian bekerja sama dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan," kata dia.
Ia pun menegaskan bahwa personel kepolisian akan siap membantu masyarakat termasuk melakukan evakuasi dan penanganan di tempat apabila terdapat kejadian yang membutuhkan respons cepat.
"Dengan kesiapan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan perjalanan arus balik dapat berlangsung lancar serta kondusif," kata dia.
Selain pengamanan wisata dan arus balik, Polda Lampung juga tetap menyiagakan personel untuk tanggap darurat terhadap potensi bencana alam.
Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat dan longsor di beberapa wilayah, kepolisian bekerja sama dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan.
"Selain pengamanan arus balik dan wisata, kami tetap siaga terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Personel kami siap membantu evakuasi dan penanganan jika ada kejadian yang membutuhkan respon cepat," tambahnya.
Polda Lampung juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan layanan kepolisian jika mengalami kendala di jalan.
Baca Juga: Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kontrakan di Lampung Selatan, Pelaku Diduga Orang Dekat
Sejumlah posko pengamanan dan pelayanan masih dioperasikan di jalur-jalur utama untuk memberikan bantuan bagi pemudik.
Dengan kesiapan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan perjalanan arus balik dapat berlangsung lancar serta kondusif.
Berita Terkait
-
Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kontrakan di Lampung Selatan, Pelaku Diduga Orang Dekat
-
Tragis! 8 Anak Tenggelam di Pantai Titian Mutiara Lamsel: 3 Meninggal, 1 Hilang
-
Mayat Anonim Ditemukan di Lampung Selatan, Warga Sempat Kira Bangkai Hewan
-
Fakta Lengkap Penemuan Bayi di Ponpes Babul Hikmah Kalianda: Kronologi hingga Nasib Bayi dan Ibunya
-
Pengembangan Wisata Pulau Sebesi, Banda Neira-nya Lampung
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah