SuaraLampung.id - Bupati Way Kanan Ali Rahman meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kabar meninggalnya Ali Rahman ini dibenarkan pamannya, Aiptu Cucu Ahyani. Menurut dia, Ali Rahman meninggal dunia karena sakit komplikasi yang dideritanya.
"Untuk kronologis pastinya belum monitor dapat info lagi tugas dan dapat kabar meninggal, saya memastikan sabahat dekatnya dan benar meninggal di ICU RSUDAM Lampung," kata Aiptu Cucu Ahyani saat ditemui di RSUDAM Lampung dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Disinggung terkait kapan masuk rumah sakitnya, ia tidak mengetahui pasti, karena semua kabarnya mendadak, karena Ali Rahman sendiri selama ini tidak pernah merasa badannya sakit.
"Jenazah langsung dibawa ke Way Kanan dan rencananya akan dimakamkan di Simpang IV, Blambangan Umpu, dia selalu menolong orang," ujar Aiptu Cucu Ahyani.
Ali Rahman baru dilantik sebagai Bupati Way Kanan bersama Wakil Bupati Way Kanan Ayu Alasasiyah pada 20 Februari 2025.
Profil Ali Rahman
Ali Rahman merupakan putra asli Way Kanan. Masa SD hingga SMP ia lalui di Blambangan Umpu. Saat SMA, Ali sekolah di SMAN 3 Bogor, Jawa Barat.
Setamat SMA, Ali Rahman melanjutkan pendidikan D3 Akademi Pemerintahan Dalam Negeri Tanjungkarang Bandar Lampung.
Baca Juga: Heboh Penjarahan 1.400 Durian di Jalinsum Way Kanan, Begini Akhir Kisahnya
Setelah itu ia mengambil pendidikan sarja S1 Manajemen Pembangunan dan Daerah di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Jakarta.
Ia lalu mengambil gelar S2 di dua jurusan yaitu Magister Teknik dan Magister Hukum, di Universitas Bandar Lampung (UBL).
Ali Rahman memulai karier sebagai birokrat dengan menjadi Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Bahuga pada 3 Mei 1993. Saat itu Bahuga masih masuk daerah Kabupaten Lampung Utara karena Kabupaten Way Kanan belum terbentuk.
Ia lalu menjadi Camat Pembantu Way Tuba, Penjabat (Pj) Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Way Tuba dan menjadi Pj Camat Tuba juga pernah menjadi Pj Camat Bahuga.
Pada tahun 2005, Ali Rahman menjadi Kabag Umum dan Perlengkapan Setdakab Way Kanan. Lalu di tahun 2008, dia menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Way Kanan. Di tahun 2010, Ali menjadi Kadis PU Kabupaten Lampung Selatan.
Dari situ, karier Ali Rahman makin nanjak. Dia dipercaya menjadi Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Lampung pada 2013. Ali Rahman lalu menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Lampung pada 2014.
Berita Terkait
-
Heboh Penjarahan 1.400 Durian di Jalinsum Way Kanan, Begini Akhir Kisahnya
-
Diwarnai Aksi Kejar-kejaran! Polisi Gagalkan Transaksi Sabu di Jalinsum Way Kanan
-
Ibu Mencuci, Balita Hanyut: Harapan Mencari Nur Latifah di Sungai Umpu Way Kanan
-
Warga di Way Kanan Akhiri Hidup Gantung Diri di Kamar
-
Way Kanan Kini Terhubung Langsung ke Jakarta via Citilink, Cek Jadwal Penerbangannya
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Geser CCTV Pakai Bambu, Trik Licik Bartender di Bandar Lampung Gasak Harta Teman Kerja
-
Nasib 11 Aset Gantung Bandar Lampung: Bukan Milik Pribadi, Target Tuntas Akhir 2026
-
Bungkil Sawit Lampung Jadi Primadona Ekspor Baru ke Selandia Baru
-
Gara-gara Undangan Hajatan, Pria di Lampung Timur Ditembak Mati Kerabat Sendiri
-
Akhir Tragis Satwa Langka: Pembantai Tapir Viral Mesuji Diringkus, Kepala Dipukul Pakai Dongkrak