SuaraLampung.id - Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengupayakan tidak ada kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa terkait adanya kebijakan pemangkasan anggaran alias efisiensi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof Dr I Nyoman Pugeg Aryantha berjanji mengupayakan semaksimal mungkin agar tidak ada kenaikan UKT.
Sebagai perguruan tinggi negeri yang berkomitmen terhadap aksesibilitas pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat, Itera memahami kekhawatiran terkait potensi kenaikan UKT akibat penyesuaian anggaran.
"Namun, kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menaikkan UKT bagi mahasiswa. Itera akan menyesuaikan kebijakan pengelolaan keuangan dengan anggaran yang tersedia, sehingga kegiatan akademik tetap dapat berjalan dengan baik tanpa membebani mahasiswa," kata dia.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Itera, Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., menyebut bahwa dalam menghadapi tantangan ini, Itera akan terus berinovasi dalam pengelolaan sumber daya yang ada.
"Kemudian kami juga akan menjajaki berbagai peluang kerja sama untuk memastikan keberlanjutan layanan pendidikan yang berkualitas," kata dia.
Arif berharap dengan langkah-langkah ini, Itera tetap dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi generasi muda Indonesia.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi masa depan bangsa, dan Itera akan terus berkomitmen untuk menjaga aksesibilitas serta kualitas pendidikan tinggi bagi seluruh mahasiswa,” kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Patuhi Titah Prabowo, Mirza Siap Pangkas Anggaran Lampung
Berita Terkait
-
Patuhi Titah Prabowo, Mirza Siap Pangkas Anggaran Lampung
-
Pemprov Lampung Efisiensi Anggaran hingga Rp 600 Miliar, Ini Item-itemnya
-
Rp20 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Banjir Bandar Lampung
-
Tunggakan dan Defisit Anggaran: Ini 16 Rekomendasi DPRD Lampung untuk Gubernur
-
Hilang di Kosan Subuh, 3 Motor Mahasiswa ITERA Ditemukan di Pinggir Tol
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Membangkitkan Raksasa yang Tertidur: Misi Besar Lampung Kembalikan Kejayaan Udang Dipasena
-
Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara
-
Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar! Belanja dan Pesona Budaya di Bandar Lampung Expo 2026
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional