SuaraLampung.id - Seorang kepala dusun (Kadus) di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, ditangkap polisi karena merudapaksa anak tirinya.
Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Pringsewu Ipda Candra Hirawan mengatakan, pelaku berinisial JH merudapaksa anak tirinya inisial P (12), seorang pelajar SMP.
"Pelaku ditangkap di kediamannya di Pagelaran Utara pada Jumat (24/1/2025) sore," ujar Candra Hirawan, Kamis (30/1/2025).
Menurut Candra, korban dipaksa merekam video tak senonoh saat berada di kamar mandi menggunakan ponsel pelaku di bawah ancaman sebilah golok.
Candra mengatakan, aksi bejat ini terungkap setelah korban dan ibunya tidak tahan dengan perilaku pelaku dan melapor ke polisi.
“Awalnya pelaku menyangkal telah menyetubuhi anak tirinya, namun akhirnya tak berkutik setelah senajata tajam jenis golok yang digunakan untuk mengancam korban ditemukan masih berada di atas meja," ujar Candra.
Pelaku mengakui telah mencabuli anak tirinya itu sebanyak lima kali sejak April 2024. Ia berdalih tak mampu menahan nafsu birahi melihat tubuh anak tirinya.
Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Pringsewu Lampung dan masih dalam pemeriksaan intensif penyidik unit perlindungan perempuan dan anak.
Pelaku dijerat Pasal 76 d junto pasal 81 dan atau Pasal 76 e Junto Pasal 82 undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara.
Baca Juga: 2 Santriwati di Bandar Lampung Dirudapaksa Belasan Kali oleh Penjaga Keamanan Ponpes
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Di WEF Davos 2026, BRI Dorong UMKM Jadi Agenda Utama Keuangan Dunia
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif