SuaraLampung.id - Personel Polsek Bengkunat, Polres Pesisir Barat, mengevakuasi pohon tumbang yang menghalangi akses Jalan Lintas Barat tepatnya di hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon (Desa) Pemerihan, Jumat (27/12/2024).
Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra mengatakan, pohon tumbang yang menutupi jalan lintas barat sudah ditangani personel polisi bersama petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, dan masyarakat setempat.
"Kami merespons dengan cepat atas laporan masyarakat atas terjadinya pohon tumbang yang menghalangi jalur di Pekon Pemerihan. atas peristiwa ini tidak ada korban jiwa atau kerusakan di lokasi kejadian," kata dia.
Alsyahendra mengatakan, batang pohon besar tersebut menutupi badan jalan lintas barat hingga mengakibatkan jalur tersebut sempat terhambat.
Menurutnya, proses evakuasi pohon tumbang tersebut berjalan lancar. Setelah petugas membersihkan jalan dari sisa ranting pohon, arus lalu lintas kembali normal.
Oleh karena itu, ia berharap khususnya kepada seluruh masyarakat yang melintas di hutan kawasan TNBBS tetap berhati-hati dan waspada saat melintasi jalan tersebut.
"Masyarakat agar tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari, dikarenakan curah hujan yang meningkat di sertai angin yang kencang kerap terjadi bencana alam seperti banjir, longsor ataupun pohon tumbang. Maka dari itu kami mengimbau agar masyarakat tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar," katanya.
Dirinya menerangkan, apabila ada kejadian atau hal-hal yang menonjol atau yang mencurigakan agar masyarakat bisa melaporkan kejadian tersebut di Polsek atau di Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru yang sudah tersebar di setiap titik-titik tempat wisata. (ANTARA)
Baca Juga: Overload! Truk Sawit Gagal Nanjak lalu Terbalik di Tanjakan Way Kancah Pesibar
Berita Terkait
-
Overload! Truk Sawit Gagal Nanjak lalu Terbalik di Tanjakan Way Kancah Pesibar
-
Harimau Berkeliaran Dekat Rumah Sakit di Pesisir Barat, Pasien dan Pegawai Diminta Waspada
-
Pohon Tumbang Timpa Satu Keluarga di Way Kanan, Sang Nenek Tewas
-
Waspada! Kecelakaan Lalu Lintas di Pesisir Barat Melonjak di 2024, 24 Orang Tewas
-
3 Pemburu Kijang di Tambling Wildlife Ditangkap, Terancam 5 Tahun Penjara
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas