SuaraLampung.id - Kampung Bumi Dipasena Agung, Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, dilanda banjir rob akibat pasang tinggi, pada Jumat (13/12/2024).
Kepala Kampung Bumi Dipasena Agung, Agustiono mengatakan, banjir rob ini adalah kali kedua setelah sempat mereda selama sepekan.
Agustiono mengutarakan banjir rob yang terus berulang ini menghambat aktivitas warga karena air menggenangi jalan utama kampung.
Dia berharap, agar langkah-langkah penanganan lebih cepat dapat dilakukan, termasuk upaya antisipasi agar banjir serupa tidak terus berulang, terutama mengingat saat ini juga tengah memasuki musim kemarau.
"Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk mengatasi masalah ini secara lebih menyeluruh. Semoga kondisi segera membaik agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal," kata Agustiono dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Salah satu warga bernama Yesa (29) mengungkapkan keresahannya karena pada banjir rob kali ini ia terpaksa menerjang genangan air saat mengantar anak dan istrinya ke Posyandu.
"Banjir akibat air pasang tinggi seperti ini sangat menghambat aktivitas kami. Saya berharap semoga segera ada solusi agar banjir ini tidak terus berulang," ungkap Yesa.
Berdasarkan pantauan, banjir rob akibat pasang tinggi kali ini terjadi juga di beberapa kampung seperti di Kampung Bumi Sentosa, Bumi Dipasena Utama, dan Dipasena Jaya, dimana air mulai berangsur naik sejak pukul 09.00 WIB dan mencapai puncak tertinggi pada pukul 12.30 WIB.
Banjir yang terjadi berdampak pada aksesibilitas jalan utama kampung, juga mengancam kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Baca Juga: Bobol Dana Pasar Rp1,1 Miliar, Pejabat Tubaba Mendekam di Penjara
Berita Terkait
-
Bobol Dana Pasar Rp1,1 Miliar, Pejabat Tubaba Mendekam di Penjara
-
Polda Lampung Limpahkan Berkas Korupsi Bumakam Rp2,35 Miliar ke Kejari Tulang Bawang
-
Miris! Antar Kerabat Berobat Luka Golok, Anggota DPRD Tubaba Temukan Puskesmas Kosong
-
Rp2,35 Miliar Dana Desa Digarong, 2 Petinggi BUMAKAM Tulang Bawang Ditahan
-
Bobol Kantor Finance, Residivis Kambuhan Dibekuk di Bekas Sekolah di Tulang Bawang
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas