SuaraLampung.id - Seorang pria berinisial OKT (24) ditangkap aparat Polsek Seputih Banyak, Polres Lampung Tengah, karena mencuri uang di rekening rekan kerjanya sendiri.
Kapolsek Seputih Banyak AKP Chandra Dinata mengatakan, pelaku dan korban Sunardi (37), adalah rekan kerja pemborong bajak lahan di Kampung Tanjung Krajan, Kecamatan Seputih, Lampung Tengah.
Pada saat keduanya sedang bekerja mengoperasikan traktor pengolah lahan, ponsel korban terjatuh. Hal ini dilihat pelaku.
"Pelaku lalu mengambil HP korban yang terjatuh di lahan. Karena korban tidak memasang kunci pengaman di ponselnya, pelaku dengan bebas memeriksa aplikasi yang terpasang di HP korban," kata Chandra, Selasa (10/12/24).
Pelaku OKT menemukan aplikasi mobile banking di ponsel korban. Dia kemudian menguras rekening korban sebesar Rp2,5 juta.
Menurut Chandra, korban baru sadar saldo di rekeningnya berkurang saat kehilangan HP merk Vivo Y15s dan mengecek di mesin ATM secara manual.
"Pelaku memindahkan saldo ATM ke akun dana nya sebanyak tiga kali transaksi, pertama Rp 10 ribu, kedua Rp 2 juta, dan terakhir Rp 500 ribu," terangnya.
Berbekal bukti mutasi rekening, korban melaporkan aksi pencurian HP dan pencurian isi saldo ATM tersebut ke Polsek Seputih Banyak.
Unit Reskrim Polsek Seputih Banyak melakukan pelacakan, pada Sabtu (7/12/2024) sekira jam 20.00 WIB.Dari hasil pelacakan, diketahui pelakunya rekan kerja korban sendiri yakni OKT.
Baca Juga: Bobol Kantor Finance, Residivis Kambuhan Dibekuk di Bekas Sekolah di Tulang Bawang
"Setelah ditangkap, OKT mengaku uang di ATM korban dipakai untuk membeli rokok dan menyimpan HP dan uang sisanya pada bagasi motor pelaku," ungkapnya.
"Pelaku kini ditahan di Polsek Seputih Banyak dengan jerat kasus tindak pidana pencurian sebagaimana pasal 362 KUHPidana, ancaman kurungan penjara paling lama 5 tahun," ujar Chandra.
Berita Terkait
-
Bobol Kantor Finance, Residivis Kambuhan Dibekuk di Bekas Sekolah di Tulang Bawang
-
Sah, Ini Pasangan Pemenang Pilkada di Lampung Selatan dan Lampung Tengah
-
Aksi Bobol ATM Rp51 Juta Terbongkar, Pelajar dan Rekannya Dibekuk Polisi di Lampung Tengah
-
Tertimbun Longsor, Penambang Pasir Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Way Seputih
-
Berobat di Puskesmas Lampung Tengah? Bayar Praktis Pakai QRIS
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi
-
Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental
-
Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan
-
BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya