SuaraLampung.id - Bawaslu Bandar Lampung memetakan tempat pemungutan suara (TPS) rawan yang dapat mengganggu atau menghambat proses Pilkada 2024.
Ketua Bawaslu Bandar Lampung Apriliwanda mengatakan, pemetaan ini penting dilakukan sejak dini, guna mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses Pilkada.
Dia mengatakan tujuan Bawaslu melakukan pemetaan TPS rawan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi-potensi pelanggaran yang mungkin akan terjadi pada saat pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2024.
"Hal ini juga akan dijadikan sebagai fokus pengawasan oleh jajaran Bawaslu dalam mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara tersebut," kata dia.
Identifikasi TPS rawan yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Bandar Lampung, didapatkan hasil jumlah TPS yang terdapat pemilih Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS) karena meninggal dunia, alih status menjadi TNI/Polri sebanyak 447 berada di Kecamatan Sukarame, Kecamatan Panjang, dan Kecamatan Bumi Waras.
Jumlah TPS yang terdapat Pemilih Pindahan (DPTb) sebanyak 41, paling banyak terdapat pada Kecamatan Labuhan Ratu dan Kecamatan Kemiling.
"Jumlah TPS yang terdapat potensi pemilih memenuhi syarat (MS) namun tidak terdaftar di DPT sebanyak 26, paling banyak terdapat pada Kecamatan Telukbetung Selatan dan Kecamatan Langkapura," kata dia.
Kemudian jumlah TPS yang memiliki riwayat terjadi kekerasan di TPS sebanyak dua, terdapat pada Kecamatan Bumi Waras.
Jumlah TPS yang memiliki riwayat terjadi intimidasi kepada penyelenggara pemilihan sembilan terdapat pada Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kecamatan Bumi Waras dan Kecamatan Rajabasa.
Baca Juga: Pencalonan Wahdi-Qomaru Dibatalkan KPU Metro, PDIP Gugat ke MA
Jumlah TPS yang memiliki riwayat logistik pemungutan dan penghitungan suara mengalami kerusakan di TPS pada saat pemilu sebanyak 7, terdapat pada Kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Kedamaian.
Jumlah TPS sulit dijangkau (geografis dan cuaca) sebanyak 6, ada pada Kecamatan Rajabasa," kata dia.
Jumlah TPS yang didirikan di wilayah rawan bencana banjir, tanah longsor, gempa, dll) sebanyak 16, terdapat pada Kecamatan Bumi Waras, Kecamatan Teluk Betung Selatan dan Kecamatan Rajabasa.
Jumlah TPS dekat lembaga pendidikan yang siswanya berpotensi memiliki hak pilih sebanyak 15, terdapat pada Kecamatan Tanjung Karang Pusat.
Jumlah TPS di dekat wilayah kerja pertambangan, pabrik sebanyak empat terdapat pada Kecamatan Kedamaian dan Kecamatan Tanjung Karang Timur.
"TPS yang berada di dekat rumah pasangan calon dan/atau posko tim kampanye pasangan calon sebanyak 22, ada di Kecamatan Panjang dan Kecamatan Teluk Betung Utara, Kecamatan Enggal dan Kecamatan Kedamaian," kata Apriliwanda.
Berita Terkait
-
Pencalonan Wahdi-Qomaru Dibatalkan KPU Metro, PDIP Gugat ke MA
-
Modus Kongkalikong! Kredit Rp2 Miliar di Bank Pemerintah di Bandar Lampung untuk Kepentingan Pribadi
-
Stok Aman! Bandar Lampung Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Nataru 2024/2025
-
Polisi Kawal Ketat Distribusi Logistik Pilkada Bandar Lampung Hingga TPS
-
Distribusi Logistik Pilkada Bandar Lampung Dimulai H-3 Pemungutan Suara
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
-
Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi
-
Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur
-
Peras Perangkat Desa Jutaan Rupiah Pakai Dalih Hapus Berita, Kedok 2 Wartawan Bodong Terbongkar
-
Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan