SuaraLampung.id - Aparat Polsek Kalianda, Polres Lampung Selatan, menggagalkan aksi tawuran antar geng yang melibatkan sejumlah remaja, beberapa waktu lalu.
Kapolsek Kalianda Iptu Sulyadi, mengatakan, para remaja sudah merencanakan tawuran di dua tempat pada Minggu (13/10/2024) sekitar pukul 23.30 WIB.
Beruntung polisi yang melakukan patroli keburu membubarkan para remaja yang sudah membawa senjata tajam itu.
"Ya kita semua bersyukur aksi tawuran remaja ini dapat dicegah. Coba kalau sampai terjadi, bisa saja akibat dari pada ini dapat menghilangkan nyawa seseorang," kata dia.
Sulyadi menjelaskan petugas mengamankan barang bukti berupa sembilan unit sepeda motor, 12 unit handphone dan tiga bilah bambu sepanjang tiga meter.
Kemudian polisi juga menyita barang bukti senjata tajam (sajam) berupa celurit panjang sekitar dua meter, besi yang sudah dimodifikasi sepanjang tiga meter dan dibuat runcing serta parang panjang sekitar satu meter.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan di HP yang sempat kita amankan, kelompok remaja yang berusia antara 15-17 tahun ini memang rencananya akan melakukan aksi tawuran. Jelas dapat dilihat di IG mereka. Jadi satu atas nama 'Geng Warje' satu lagi 'Geng Kasbrok'," kata Sulyadi.
Menurutnya, motif dari aksi tawuran antar geng remaja tersebut hanya ingin agar mereka dapat terkenal atau viral di akun Instagram kelompok geng terkait, tanpa memikirkan akibat yang bakalan terjadi.
Atas kejadian itu, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah orang tua dari para remaja yang terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut, untuk diberikan arahan sebagai upaya pencegahan berkelanjutan.
Baca Juga: Tragis, Pemancing di Lampung Selatan Ditemukan Meninggal Setelah 2 Hari Hilang
"Dalam pemanggilan itu kami menekankan kepada para orang tua agar dapat mengawasi dan menjaga anak mereka. Sesuai arahan pak Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin, anak-anak pukul 21.00 harus sudah berada di rumah," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tragis, Pemancing di Lampung Selatan Ditemukan Meninggal Setelah 2 Hari Hilang
-
Diduga Lupa Matikan Kompor, Satu Rumah di Kalianda Ludes Terbakar, Kerugian Rp500 Juta
-
Jelang Pelantikan Presiden, Pengamanan Pelabuhan Bakauheni Diperketat
-
Rudapaksa Anak Sendiri hingga Hamil, Ayah Bejat di Jati Agung Diringkus Polisi
-
Dua Rumah di Lampung Selatan Ludes Dilalap Si Jago Merah!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas