SuaraLampung.id - Pria yang menodongkan senjata api ke arah pengguna jalan di area Stadion Pahoman, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu, ternyata komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) asal Tanggamus.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Muhammad Hendrik Aprilianto mengatakan, pihaknya sudah menangkap dua orang rekan pria yang aksinya viral di media sosial itu.
Dua orang yang diringkus berinisial DVP (22) dan HA (32). Mereka merupakan warga Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.
Hendrik Aprilianto mengatakan, keduanya ditangkap lantaran terlibat komplotan maling motor dan percobaan pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah Bandar Lampung pada Minggu (29/9/2024). Sementara si koboi jalanan inisial RN masih buron.
"Pelaku berinisial RN inilah yang menodongkan senjata api lalu menaiki ojek online," kata Hendrik Aprilianto saat ekspos di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (2/10/2024) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Saat itu, RN bersama kedua pelaku tersebut, hendak beraksi di salah satu kamar indekos di Pahoman, Bandar Lampung.
Mereka turun ke kamar indekos untuk mencuri motor namun kepergok korban, sehingga para pelaku lari dan sempat berhasil ditangkap.
"Saat itu, korban dan para pelaku sempat ada perkelahian. Namun salah satu pelaku langsung mengeluarkan benda mirip senjata api, sehingga pelaku kabur dan menaiki paksa ojek online," ujar Hendrik Aprilianto.
Dari peristiwa tersebut, polisi kemudian langsung bergerak melakukan penyelidikan, hingga didapati informasi para pelaku bersembunyi disalah satu rumah kontrakan di wilayah Kemiling, Bandar Lampung.
Baca Juga: Dear Cawalkot dan Cawawalkot Bandar Lampung, Arena CFD Terlarang untuk Kampanye Loh!
"Kami menggerebek rumah tersebut, ditangkap dua pelaku DVP dan HA. Dari pemeriksaan, keduanya mengakui beraksi di Pahoman dan pelaku utama kabur," ungkap Hendrik Aprilianto.
Dari pemeriksaan, mereka masuk ke dalam sindikat Curanmor dari Kota Agung Tanggamus, dan sudah tiga tahun beraksi, sementara untuk di Bandar Lampung sudah 10 kali beraksi.
"Jadi dari Tanggamus ini ada enam orang, mereka tinggal di Kemiling. Tiap beraksi, mereka ada yang berperan mengawasi dan mengeksekusi motor," jelas Hendrik Aprilianto.
Dari pemeriksaan, didapati identitas pelaku yang bersangkutan masuk daplam residivis kasus Curanmor. Mereka mengakui memakai senjata saat beraksi, namun tidak mengetahui apakah senjata api yang digunakan masih aktif atau tidak.
Dari penangkapan keduanya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu set kunci Letter T, pakaian, dompet, dan sepeda motor yang dipakai saat beraksi.
Berita Terkait
-
Dear Cawalkot dan Cawawalkot Bandar Lampung, Arena CFD Terlarang untuk Kampanye Loh!
-
Ini Dia Jurnalis Peraih Penghargaan Saidatul Fitriah dan Kamaroeddin 2024
-
Koboi Jalanan Todongkan Senpi di Stadion Pahoman, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
-
Bandar Lampung Langganan Banjir, Ini Kata Pj Wali Kota
-
634 Napi Lapas Narkotika Bandar Lampung Masuk DPT Pilkada 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu