SuaraLampung.id - Viral video yang memperlihatkan ribuan ikan mati di Pantai Klara, Teluk Pandan, Pesawaran, dikaitkan dengan isu gempa megathrust.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, video ribuan mati dengan narasi megathrust itu adalah hoaks. Menurutnya, video itu adalah video lama di tahun 2023.
Umi menjelaskan bahwa tim dari Polsek Padang Cermin telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi namun tidak ditemukan ada ribuan ikan mati.
"Anggota sudah mengecek ke lapangan, namun tidak ditemukan ikan mati seperti dalam video itu," ujar Umi, Kamis (5/9/2024) pagi.
Hasil pengecekan dan kesaksian warga setempat mengonfirmasi bahwa video tersebut adalah rekaman dari peristiwa yang terjadi pada Agustus 2023.
Saripudin, seorang warga Dusun Ketapang, menyatakan bahwa pada malam kejadian, ia menemukan ikan Pepetek terdampar di pantai.
"Keesokan paginya, ikan-ikan itu masih ada di pantai, dan banyak pengunjung yang merekamnya," tambah Umi.
Isu bahwa kematian ikan terkait megathrust juga dinyatakan tidak benar. Kapolsek Padang Cermin, Iptu Apri Sampanuju, menjelaskan bahwa ikan Pepetek sering dibuang oleh keramba karena nilainya yang rendah, hanya sekitar Rp 3.000 per keranjang.
"Keramba biasanya membuang ikan ini, sehingga ikan-ikan yang terdampar bukanlah akibat fenomena alam, melainkan buangan dari keramba di sekitar Teluk Pandan," jelasnya.
Baca Juga: Usai Pemeriksaan Kesehatan, Bacabup Pesawaran Aries Sandi Lontarkan Kata Arogan ke Wartawan
Berdasarkan penelusuran di media sosial pada Kamis (5/9/2024), akun-akun seperti @kenapalampung di Instagram dan @iyaydoy di TikTok yang pertama kali menyebarkan video tersebut telah menghapusnya.
Berita Terkait
-
Usai Pemeriksaan Kesehatan, Bacabup Pesawaran Aries Sandi Lontarkan Kata Arogan ke Wartawan
-
Aries Sandi-Supriyanto Pasangan Pertama Daftar Pilbup Pesawaran, Sesumbar Lanjutkan Program Dendi
-
Selebgram Lampung Dilaporkan Kasus Penggelapan, Begini Modusnya
-
Ancam Sebar Video Asusila, Dukun Peras Wanita Asal Lampung
-
Viral Anggota Polres Mesuji Tampar Warga, Polda Lampung Jelaskan Kronologinya
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tak Ada Jawaban dari Balik Pintu, Istri di Lampung Utara Syok Temukan Suami Tewas Tertelungkup
-
Buron Setahun, Pencuri Berkedok Ninja Sarung Diringkus di Panjang
-
Curhat Pilu Bocah Kelas 4 SD di Lampung: Dicabuli Ayah Kandung Saat Ibu Mengadu Nasib di Taiwan
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara
-
Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena