SuaraLampung.id - Revitalisasi Pasar Pasir Gintung di Kota Bandar Lampung yang dilakukan Pemerintah Pusat sudah rampung. Kini pengelolaannya diserahkan ke Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Wilson Faisol mengatakan, langkah selanjutnya yakni mengembalikan pedagang yang ada di tempat penampungan sementara ke dalam pasar.
"Tapi itu belum bisa kami lakukan saat ini, karena sedang memasang jaringan PLN. Karena Pasar Gintung harus gardu sendiri," katanya.
Wilson menegaskan bahwa pedagang yang akan dimasukkan ke dalam Pasar Pasir Gintung adalah mereka yang sudah didata pada saat pembongkaran pasar tersebut.
"Pada saat pembongkaran kami sudah melakukan pendataan, tim pedagang maupun paguyuban dilibatkan dalam proses pendataan. Hasilnya sudah ada, data itulah yang dimasukkan ke Pasar Pasir Gintung," kata dia.
Namun begitu, lanjut Wilson, untuk pedagang yang akan masuk ke Pasar Pasir Gintung akan diundi terlebih dahulu untuk menetapkan lokasi mereka berdagang.
"Kurang lebih ada sekitar 300 pedagang pada data kami. Mereka sudah punya nomor undi. Kalau tidak diundi nanti rebutan maunya nomor satu semua," ujarnya.
Terkait peresmian Pasar Pasir Gintung, pihaknya masih menunggu instruksi karena revitalisasi tersebut dari pemerintah pusat.
"Kami sudah laporkan ke atasan soal pembangunannya sudah jadi. Nanti kalau pedagang sudah masuk, kami laporkan lagi, kemudian terkait peresmiannya karena pembangunannya dari pemerintah pusat, maka kami tunggu instruksi mereka terkait kapannya," kata Wilson. (ANTARA)
Baca Juga: Penemuan Mayat di Belakang SPBU Kemiling bikin Heboh
Berita Terkait
-
Penemuan Mayat di Belakang SPBU Kemiling bikin Heboh
-
Sebentar Lagi GOR Siger di Way Halim Bisa Dinikmati Warga Bandar Lampung
-
Ini Temuan KPU Bandar Lampung Selama Proses Coklit: Bisa Jadi Bom Waktu!
-
Janjian di Medsos, 13 Remaja Hendak Tawuran dan Balap Liar Diamankan Polisi di Way Halim
-
Modus Pura-pura Beli Motor yang Dijual di Facebook, Pria di Bandar Lampung Gasak Motor Korban
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Transformasi Layanan Makin Kuat, BRI Boyong 36 Penghargaan di TBCCI 2026
-
Buntut Viral Uang Damai Rp600 Ribu, Seluruh Polantas Pos Payan Mas Kotabumi Diperiksa Propam
-
Cemburu! Suami di Metro Tega Bakar Istri yang Sedang Hamil Saat Tidur Pulas
-
Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur
-
Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Obrak-abrik 6 Sarang Narkoba di Pringsewu: 2 Terduga Bandar Diciduk